Berita

Politik

Di MIT, Menteri Basuki Ungkap Kemajuan Infrastruktur Indonesia

SENIN, 23 NOVEMBER 2015 | 18:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sepanjang pekan lalu (18-21 November) berada di Amerika Serikat.

Di hari kedua, Jumat (20/11), Menteri Basuki menghadiri undangan dari Departement Civil and Environmental Engeneering, Massachusetts Institute of Technology (MIT) untuk berbicara tentang Infrastructure Development and Challenge in Indonesia pada Conference on Infrastructure Innovation and Development.

Dalam kesempatan itu Basuki mengungkapkan perkembangan pembangunan infrastruktur di bawah pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.


Disampaikan bahwa, Indonesia harus menyelesaikan proyek-proyek yang belum selesai di tahun 2014. Selanjutnya, pemerintah yang baru harus membangun infrastruktur baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam melaksanakan tugas tersebut Kementerian PUPR menghadapi sejumlah kendala. Antara lain, disparitas infrastruktur di wilayah barat dan timur, tingkat urbanisasi yang tinggi, tingkat kompetitivenes Indonesia sebagai tujuan investasi yang relatif masih rendah, serta pemanfaatan sumber dalam alam yang belum cukup bijak dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

Terkait sejumlah kendala tersebut, lanjut Menteri Basuki, kebijakan pembangunan infrastruktur yang diterapkan di Indonesia adalah; membangun 35 pusat-pusat pengembangan wilayah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan sesuai dengan rencana tata ruang nasional. Hal ini dilakukan untuk memecahkan masalah disparitas dan sekaligus untuk optimalisasi potensi Indonesia. Disisi lain, Indonesia juga berupaya meningkatkan ketahanan air lewat pembangunan, waduk, yang sekaligus dapat meningkatkan daya tahan pangan dan energi.

"Dari sisi konektivitas, Indonesia membangun sejumlah jaringan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di perbatasan," tegas Menteri Basuki. Ditambahkannya pula, pemerintah berupaya memecahkan masalah perumahan, air minum, sanitasi, dan masalah daerah kumuh.

Dalam kesempatan yang sama, Basuki menyatakan bahwa pemerintah membuka ruang untuk kerjasama dengan investor.
Sebab untuk melaksanakan semua pembangunan tersebut, tidak bisa semua dana disediakan pemerintah.

"Pemerintah telah melakukan sejumlah langkah yang memudahkan investor masuk, antara lain memudahkan pengurusan ijin, transparansi dan jaminan bagi investasi," jelas Basuki.[dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya