Berita

ilustrasi/net

Rachma: Ketidakadilan Akar Radikalisme

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 12:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Terorisme tidak bisa dilawan seperti mengobati penyakit yang sudah menggerogoti. Agar efektif, terorisme harus diberantas dari akarnya.

Begitu dikatakan tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri dalam perbincangan dengan redaksi, Rabu pagi (18/11).

"Menghadapi terorisme radikalisme ISIS jangan seperti mengobati penyakit, sudah kena baru diobati atau dilawan. Tapi cari akar penyebabnya," ujar mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini.


Dia mengatakan, fenomena di dunia ketiga memperlihatkan bahwa ideologi kapitalisme dan komunisme tidak mampu menjawab berbagai masalah kemanusiaan yaitu ketidakadilan.

"Dunia dihadapkan pada perang kedua ideologi. Lalu belakangan metode perang berubah dari cara-cara konvensional menjadi tidak simetrik, asimetric war dan menggunakan kaki tangan atau proxy war. Akibatnya banyak manusia yang termarjinalisasi dan mencari kanal," katanya lagi.

Sumber pangan, energi, moneter hanya dikuasai negara-negara adidaya dan melahirkan ketidakadilan serta radikalisme.

"Padahal, jangankan manusia semutpun kalau diinjak akan melawan," demikian Rachma. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya