Berita

bilal hadfi/net

HOROR DI PARIS

Tidak Ada Tanda-tanda Islam Radikal, Akun Facebook Billy Du Hood Sudah Ditutup

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 10:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Salah seorang teroris yang diyakini meledakkan diri Jumat malam pekan lalu (13/11) dalam serangkaian serangan di kota Paris, Prancis adalah Bilal Hadfi.

Pria berusia 20 tahun itu adalah warganegara Prancis tetapi tinggal di Belgia. Bersama dua orang temannya, Billah Hadfi meledakkan diri di dekat Stade de France. Seorang pejalan kaki tewas dalam ledakan itu.

Facebook telah menutup halaman akun milik Bilal Hadfi yang menggunakan nama Billu Du Hood (Billu Boyz).


Namun demikian halaman utama akun itu masih dapat ditemukan di archieve.is.

France24 dalam laporannya berhasil menemukan informasi mengenai kehidupan Bilal, salah satunya adalah foto dari tahun 2009 hingga 2010 saat dia menuntut ilmu di sebuah sekolah berbahasa Belanda, San Peter de Jette, dekat Belgia.

Wakil Kepala Sekolah San Peter de Jette membenarkan Bilal pernah menuntut ilmu disana.

Di dalam kelas Bilal Hadfi menggunakan bahasa Belanda dan dikirim ke sekolah itu barangkali karena sekolah berbahasa Belanda dinilai lebih baik daripada sekolah berbahasa Prancis.

Seorang temannya dari masa-masa sekolah itu mengatakan Bilal Hadfi dikenal sebagai anak kecil yang ramah yang selalu menyapa siapapun yang dia temui di jalan.

Dia penggemar video games dan sangat serius berlatih taekwondo. Di halaman Facebook miliknya, Bilal atau Billy terlihat sebagai remaja yang suka musik rap dan sepakbola.

Foto terakhir yang di-upload- di bulan Agustus 2015 tidak memperlihatkan Bilal sebagai pengikut kelompok teroris yang menggunakan nama Islam. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya