Berita

setya novanto/net

Politik

KISRUH FREEPORT

Diyakini Permintaan 20 Persen Saham Freeport Bukan Untuk Pribadi Setya Novanto

RABU, 18 NOVEMBER 2015 | 05:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua DPR RI Setya Novanto diisukan meminta 20 persen saham dengan mencatut nama presiden dan wakil presiden kepada Freeport. Mungkinkah saham yang diminta dinikmati Novanto seorang?

"Tidak mungkin Setya Novanto meminta saham 20 persen dari Freeport untuk dirinya sendiri. Nilainya terlampau besar untuk dimakan sendiri," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Muhammad Budyatna kepada wartawan, Selasa (17/11).

Ia yakin isu permintaan saham oleh Ketua DPR Setya Novanto kepada PT Freeport Indonesia seperti diungkapkan Menteri ESDM Sudirman Said benar adanya. Tapi, isu tersebut diletupkan ke permukaan sebagai bagian dari permainan politik tingkat tinggi.

"Ini bukan perusahaan yang nilainya ratusan miliar rupiah, tapi miliaran dolar. Jadi kalau dia minta saham 20 persen untuk presiden dan wapres, saya duga itu ada benarnya," katanya.

"Mungkin permintaan saham yang diwakili oleh Setya Novanto ini sudah tercium publik, makanya daripada terbongkar duluan, Sudirman Said membongkarnya sehingga dia maupun pemerintah ini bersih dan jadi pahlawan," imbuhnya.

Setya Novanto, dalam penilaian Budiyatna, bukan politisi sesungguhnya. Dalam perjalanan kariernya Setya lebih banyak bertugas mencari dana untuk keperluan politik. Banyak pihak dalam dunia politik meminta bantuan pada dirinya dalam hal pendanaan. Setya diyakininya juga digunakan jasanya oleh penguasa untuk meminta saham.

"Dia ini saya duga mesin pencari uang, bukan politisi dalam arti sesungguhnya. Makanya kalaupun ada rekaman bahwa dia bilang ini bukan hanya untuk saya tapi juga presiden dan wapres, saya duga wajar saja," demikian Budyatna.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya