Berita

Hukum

Jaksa Yang Ditarik Kejagung Salah Satu Terbaik Di KPK

SELASA, 17 NOVEMBER 2015 | 12:34 WIB | LAPORAN:

Jaksa Utama Pratama, Yudi Kristiana yang saat ini menjadi jaksa diperbantukan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dimutasi menjadi Kepala Bidang Penyelenggara pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

Surat Keputusan itu sudah ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Waluyo.

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji mengakui Yudi sebagai salah satu jaksa terbaik yang ditempatkan di KPK.


Namun begitu, Indriyanto menampik mutasi Yudi terkait dengan kasus yang ditanganinya saat ini yaitu  perkara suap kepada mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella dan Otto Cornelis Kaligis di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

"Sama sekali tidak terkait dan sama sekali tidak ada kaitannya.  Bagi saya penyegaran ini wajar saja sebagai bentuk promosi yang bersangkutan walau kami juga kehilangan," tambah Indriyanto melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (17/11).

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 103/2012 tentang perubahan atas PP No 63/2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantsan Korupsi (SDM KPK) pada pasal 5 disebutkan masa penugasan Pegawai Negeri yang dipekerjakan pada Komisi selama empat tahun dan dapat diperpanjang paling lama enam tahun.

Perpanjangan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama paling lama empat tahun dan tahap kedua paling lama dua tahun, setelah pimpinan Komisi berkoordinasi dengan pimpinan instansi asal. Sedangkan masa tugas jabatan Yudi sendiri di KPK belum tuntas.

"Tidak selalu harus 10 tahun karena kalau sudah melebihi empat tahun kebutuhan instansi awal akan selalu menjadi prioritas bagi penempatan dan promosi yang bersangkutan," jelas Indriyanto.

Yudi sendiri adalah sedikit dari jaksa yang sudah menyelesaikan pendidikan S3 dengan disertasi berjudul "Merekonstruksi Birokrasi dengan Pendekatan Progesif Studi Penyelidikan, Penyidikan, dan Penuntutan Tindak Pidana Korupsi" dari Universitas Diponegoro.

Disertasi tersebut sempat menghentak Korps Adhyaksa karena menyinggung tentang tersendatnya sejumlah kasus korupsi di Kejaksaan akibat mandeknya reformasi birokrasi. Dalam disertasinya disebutkan bahwa kejaksaan masih didominasi orang-orang yang terlena dengan kultur birokratik, sentralistik, hirarkis dan sistem komando.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya