Timnas Spanyol mewanti-mewanti terulangÂnya aksi teror saat melawat ke Brussels, Belgia. Marc Bartra, bek La Furia Roja-julukan tim tamu, meminta garansi keamanan di laga persaÂhabatan itu.
Teror berdarah di Sation Stade de France, Paris berimbas kepada laga-laga persahabatan, sangat beralasan jika para pesebakbola khawatir dengan keselamatan mereka.
Duel antara Spanyol dengan Belgia dijadÂwalkan bergulir di King Baudouin Stadium, Brussels, dinihari nanti. Sampai saat ini, tidak ada potensi dibatalkan.
"Kami semua harus waspada. Kejadian teror itu bukanlah situasi yang mudah bagi semua orang, tak ada seornag pun yang menyukainya," kata Bartra dikutip
Marca. Kekhawatiran melingkupi sejumlah pemain Spanyol. Sebab, Belgia menjadi salah satu negara yang dikait-kaitkan dengan kejadian yang menewaskan 129 orang itu. Dalam proses penyelidikan kepolisian Prancis, ditemukan dugaan ada pelaku aksi teror dari Belgia. "Kami akan ke Brussel kalau ada garansi keamanan maksimal," jelasnya.
Di luar soal teror, Bartra antusias menyambut laga itu. Sebab, timnas Spanyol akan menghadaÂpi Belgia yang sedang bagus-bagusnya, berada di urutan pertama ranking FIFA.
"Mereka mempunyai skuat yang sangat bagus dengan para pemain top yang bermain untuk tim-tim besar di liga besar, seperti Inggris, Spanyol dan Italia. Kami akan bertandang ke sana dengan tekad meraih kemenangan meskipÂun itu laga persahabatan," kata pemain 24 tahun itu.
Pada pertandingan sebelumnya Belgia memiÂliki catatan pada lima kemenangan pada lima pertandingan terakhirnya, tanpa adanya catatan hasil imbang dan catatan kekalahan. Terakhir, Belgia menang atas Italia dengan skor 3â€"1.
Sementara Spanyol telah menyiapkan perforÂma dan strategi terbaiknya. Mereka punya rekor sama deangan tuan rumah. Spanyol menang pada pertandingan terakhirnya dengan skor 2â€"0 melawan Inggris. ***