Berita

Anastasia Florina Limasnax (Flo) dan Satrio Yudi Wahono (Piyu):net

Blitz

Flo Punya PIL Piyu Punya WIL

SELASA, 17 NOVEMBER 2015 | 08:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Piyu enteng saja membiarkan Flo pergi. Diduga terkait kasus Flo dan Adiguna Sutowo waktu itu.
 
Satu persatu aib dalam rumah tangga Anastasia Florina Limasnax (Flo) dan Satrio Yudi Wahono (Piyu) terbongkar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam lanjutan sidang perceraian ke­marin, Flo mengungkapkan tiga alasan mengapa dirinya ingin berpisah dari pentolan Padi itu.

Pertama, Flo sudah tak kuat kar­ena selalu berpisah dari Piyu. Piyu pun seolah-olah membiarkan sang istri pergi tanpa meminta untuk kembali. Alasan kedua, Piyu mempunyai Wanita Idaman Lain (WIL).


"Alasan yang kedua, Piyu punya sim­panan cewek lain atau WIL," ungkap Heri Syamsuri Halim, kuasa hukum Piyu, usai persidangan.

Alasan ketiga, Piyu tak pernah beri­tikad baik untuk berdamai dengan sang istri yang pemilik perusahaan rekaman Emotion itu. Ketiga alasan ini dibenarkan oleh Heri saat sidang yang berlangsung tertutup.

"Aku jawab semua itu benar adanya kepada Pak Hakim," sambung Heri.

Adapun dalam sidang, agenda mediasi gagal total tak bisa menemukan solusi.

"Mediasinya gagal total," singkat Heri.

Kemungkinan besar, sidang pun dilan­jutkan pada pokok materi pada sidang se­lanjutnya. Majelis Hakim meminta kedua belah pihak hadir ke pengadilan.

"Kalau tidak hadir juga, hari Senin (23/11) wajib hadir," tutup Heri.

Selama persidangan, Piyu maupun Flo sama sekali tak pernah hadir. Pasangan ini menikah pada 17 September 2005 silam.

Sebelumnya diberitakan. Sesaat set­elah Flo mengajukan gugatan cerai pada 23 September lalu, publik seolah diin­gatkan kembali tentang drama dugaan "asmara segi empat" antara Flo, Piyu, Adiguna Sutowo dan Vika Dewayani yang mencuat pada akhir 2013.

Ramalan ini diawali beredarnya kabar gugatan perceraian yang diajukan Flo disebabkan masalah nafkah. Piyu, dikabarkan sudah tidak lagi menafkahi Flo dan tiga anaknya. Kabar ini diikuti kabar lain berupa dugaan Piyu telah menerima uang Rp 9 miliar supaya bersedia mengakhiri pernikahannya bersama Flo. Diduga, uang tersebut berasal dari pihak ketiga yang cukup dekat dengan Flo.

"Saya tak memungkiri, tetapi tidak mengiyakan juga kabar itu. Kabar ini sengaja dihembuskan. Sepertinya Piyu ingin dimiskinkan dengan cara fitnah begitu," kata Heri Syamsuri.

Menurutnya, Piyu tetap bertanggung jawab pada anak-anaknya. Uang Rp 9 miliar itu juga tak pernah ada. Heri menuding, ada pihak lain yang berupaya memanasi suasana perceraian Piyu dan Flo.

"Kalau Piyu ini 'miskin', Flo bisa mengajukan perceraian. Sebenarnya Piyu nggak mau cerai," ujar Heri.

"Dia masih sayang sama Flo. Dia sudah melupakan masa lalu. Tetapi kok malah disebut dua tahun ini Piyu tidak mem­berikan nafkah," sambungnya.

Sebelumnya Flo memang memasukkan materi gugatan cerai dengan masalah nafkah.

"Kalau anak-anak sekolah kita kirim (biaya), kita transfer. Keadaan Mas Piyu ya kan semua tahu, keadaannya ba­gaimana kan?" katanya retoris. Piyu juga dikabarkan bangkrut. Sampai-sampai, ia sudah tak sanggup menafkahi anak dan istrinya. Benarkah?

"Nggak, Alhamdulillah baik-baik saja kok," kata Heri.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, konon Piyu sampai gali lubang tutup lubang. Ia beberapa kali terlibat utang dengan rekan-rekannya. Benarkah?

"Nggak, dia (Piyu) sekarang lagi ada kegiatan di Karawang juga, dia lagi sama saya, dia lagi bikin kecil-kecilan pelabu­han di Karawang," jawab Heri.

Jika nanti Piyu terus difitnah, Heri menegaskan, pihaknya akan mengeluarkan bukti lain soal Flo. Tak lain bukti yang dimaksud adalah perselingkuhan Flo dengan seorang pengusaha.

"Kalau mungkin nanti ada SMS dike­luarkan di-print untuk memojokkan Piyu, ya otomatis kita juga punya kita juga punya bukti," buka Heri.

Ketika disinggung bukti itu apakah terkait skandal Flo, Heri membenarkan. "Nanti kita pasti dikeluarkan. Kalau memang kita dipaksa harus layani per­ceraian," urai Heri.

Sekadar mengingatkan. Prahara per­ceraian bermula dari kasus saat Flo menabrak pagar hingga ke garasi rumah Vika Dewayani Widyapurna, istri kedua Adiguna Sutowo, di Jalan Pulomas Ba­rat, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2013) dini hari.

Kasus itu pada akhir Desember 2013 berakhir antiklimaks. Polda Metro Jaya yang semula "ngotot" tidak akan men­geluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) sebelum tersangka pelaku perusakan Flo diperiksa, me­mutuskan hal yang bertolak belakang. Polda malah mengeluarkan SP3.

Waktu itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan alasan penerbitan SP3 karena pencabutan laporan oleh Vika. "Kasus ini dinyatakan dihentikan karena adanya laporan pencabutan laporan dari Vika. Jadi, pemeriksaan terhadap Flo tidak diperlukan lagi," ujarnya, Kamis (5/12/2013).

Pencabutan laporan ini diperkuat dengan surat perdamaian yang ditan­datangani Vika dan Flo yang diwakili keluarganya. "Tapi kasus ini bisa dibuka kembali oleh salah satu pihak, itu dapat dilakukan di pra pengadilan jika ada novum baru," lanjut Rikwanto, kala itu. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya