Berita

foto:net

Dunia

Inilah Sosok Di Balik Simbol 'Peace For Paris'

SENIN, 16 NOVEMBER 2015 | 11:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasca serangkaian serangan teror mematikan yang merenggut lebih dari 100 korban jiwa di Paris Prancis Jumat pekan lalu, ada sebuah simbol yang marak beredar di sosial media.

Simbol tersebut merupakan kombinasi simbol perdamaian (peace) dan gambar menara Eiffel yang merupakan landmark kota Paris Prancis. Simbol yang diberi nama "Peace for Paris" itu merupakan bentuk simpati masyarakat dunia terhadap serangan teror yang didalangi kelompok militan ISIS itu.

Sosok di balik simbol tersebut adalah seorang design grafis Prancis bernama Jean Jullien. Pria 32 tahun itu memposting simbol buatannya tersebut di akun Instagram dan Twitter miliknya pada hari Jumat (13/11), tak lama setelah ia mendengar kabar adanya serangkaian serangan teror di negaranya.


"Itu (membuat simbol) adalah hal yang spontan. Saya mendengar berita di radio dan saya langsung bereaksi. Saya ingin menggambarkan sesuatu yang bisa melambangkan perdamaian dan solidaritas, dan saya juga ingin sesuatu dengan konteks Paris," tuturnya seperti dimuat CNN (Senin, 16/11).

Selain di platform media sosial, simbol buatan Jullien juga dituangkan dalam bentuk poster, kaos, dan sejumlah media lain sebagai bentuk simpati.

"Tanggapan yang muncul begitu besar. Tapi saya tidak bisa merasakan kebanggan ataupun kebahagiaan karena ini adalah masa gelap. Momen yang mengerikan. Saya hanya merasa cukup senang karena banyak orang menggunakannya" sambungnya.

Menurutnya, simbol tersebut dapat melambangkan bentuk simpati serta harapan atas serangan yang terjadi di Prancis.

"Kata-kata terkadang cukup sulit diterjemahkan. Saya rasa (simbol) lebih sederhana, lebih baik dan lebih universal untuk dipahami," tandasnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya