Berita

net

Hukum

Prestasi Bidang Hukum Harus Jadi Catatan Jokowi

MINGGU, 15 NOVEMBER 2015 | 18:16 WIB | LAPORAN:

Prestasi di bidang penegakan hukum harus menjadi cacatan utama dalam evaluasi satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Hampir seluruh survei dan jajak pendapat menyatakan adanya ketidakpuasan publik terhadap upaya penegakan hukum saat ini.

Perseteruan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi, Rancangan Undang-undang yang hendak mengamputasi usia dan wewenang KPK, maraknya kasus korupsi politik, serta lemahnya kinerja penegakan hukum akibat praktik kongkalikong adalah beberapa faktor penyebab kekecewaan publik.

"Penunjukan M. Prasetyo yang merupakan kader partai sebagai Jaksa Agung juga sejak awal telah menuai kontroversi," kata juru bicara Partai Demokrat Kastorius dalam diskusi bertajuk 'Reshuffle Kabinet Jilid II: Perlukah Jaksa Agung Diganti?' di kawasan Senopati, Jakarta, Minggu (15/11).


Menurutnya, meski secara personal Prasetyo adalah mantan jaksa yang mumpuni, namun sejak diangkat memimpin Korps Adhyaksa, publik telah menaruh tanda-tanya besar terhadap independensinya karena merupakan kader Partai Nasdem.

Paling tidak, terdapat dua alasan utama yang melatarbelakangi dugaan publik. Yakni, penegakan hukum masih rawan praktik gurita mafia karena faktor transparansi dan akuntabilitas penegakan yang rendah. Serta, persaingan kekuasaan politik dengan kekuasaan hukum masih dominan guna pengamanan akses material dan sumber daya politik.

"Sistem hukum adalah salah satu instrumen paling efektif untuk akumulasi kekuasaan politik dan kekuasaan ekonomi," tegas Kastorius yang juga salah satu ketua DPP Demokrat. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya