Berita

ilustrasi/net

Daya Kreasi Generasi Muda Indonesia Bisa Hadapi Pasar Bebas Asean

MINGGU, 15 NOVEMBER 2015 | 05:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk memacu industri kreatif dapat lebih berperan sebagai lokomotif perekonomian Indonesia, ada empat pilar yang harus bersinergi dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Keempat pilar itu disebut dengan ABGC atau academic (intelektual), business (pengusaha), government (pemerintah), dan community (komunitas)," kata Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif RI, Hari Santosa Sungkari, dalam diskusi ini di Puridani Auditorium, Kampus IPMI, Jalan Rawajati Timur, Kalibata, Jakarta (Sabtu, 14/11).

Hari pun mengajak semua pohak mengubah paradigma perekonomian nasional yang awalnya sebagai bangsa konsumen menjadi bangsa produsen. Dan eksploitasi ekonomi kreatif intinya adalah kekayaan intelektual.


"Generasi muda Indonesia memiliki daya kreasi dam inovasi yang dapat menghasilkan karya- karya dengan  intellectual property yang bernilai komersil dan dapat bersaing di pasar bebas ASEAN," demikian Hari. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya