Berita

FOTO:PUSPEN PENUM TNI

Olahraga

Panglima TNI Buka Kejuaraan Karate Dunia ke-9

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 10:42 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Karate Dunia ke-9 World Junior, Cadet dan Under-21 tahun 2015 di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) Hall 5 Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, kemarin petang (Kamis, 12/11).

 Sebanyak 1.912 karateka dari 101 negara akan berlaga di 35 nomor kejuaraan yang berlangsung selama empat hari, 12-15 November 2015. Indonesia menurunkan 35 karateka untuk semua nomor yang dipertandingkan di tiga kategori, yaitu Kadet (14-15), Junior (16-17) dan U-21.

Dalam sambutan tertulis Presiden RI Ir. H. Joko Widodo yang dibacakan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa presiden sangat mendukung penuh dan menyambut baik penyelenggaraan Kejuaraan Dunia World Junior, Cadet dan Under 21 ke-9, tahun 2015.


"Momen kejuaraan dunia ini tentu saja ditunggu-tunggu oleh para atlet karate-karate diseluruh dunia dibawah naungan World Karate Federation (WKF)," lanjut Panglima TNI. 

Ditekankan pula bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang dua pertiga wilayahnya dil aut serta memiliki beribu pulau Indonesia, juga bangsa yang majemuk beraneka ragam etnis dan bahasa. Indonesia juga memiliki sesanti Bhineka Tunggal Ika berbeda beda namun tetap satu. 

"Presiden RI Ir. H. Joko Widodo juga mengatakan bahwa kejuaraan dunia ini bukan semata-mata arena pertandingan antar para karateka, namun kejuaraan dunia ini membawa semangat baru yang diusung oleh para karateka sedunia, semangat baru agar para karateka tetap kokoh dan menjaga nilai atas semangat yang tumbuh dan berkembang dalam diri seorang karateka sejati yaitu nilai moral luhur, kejujuran dan kedisiplinan, kejuangan, keberanian, kehormatan, pantang menyerah, kerja sama, stabilitas, tanggung jawab dan percaya terhadap kekuatan sendiri," papar Panglima TNI.


Mengakhiri sambutannya, Presiden menyampaikan kepada para karateka muda bersama warga lainnya perlu bergandengan tangan untuk ikut membantu menyelesaikan permasalahan dunia, seperti kemiskinan, keterbelakangan, perubahan iklim dan masalah-masalah yang lain.

"Bagi yang menang dalam kejuaraan ini, gunakan kemenangan itu untuk motivasi karateka muda yang lain dan tetap semangat berlatih lagi, dan meraih prestasi lebih baik lagi. Sementara, bagi yang kalah jangan berkecil hati karena kejuaraan ini justru menjadi cambuk untuk semakin giat berlatih, baik secara fisik maupun mental serta jangan lupa kejuaraan dunia ini adalah kemenangan dari semangat persaudaraan diantara para karateka seluruh dunia," tandas Panglima TNI mengakhiri sambutan presiden.[wid]

 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya