Berita

Pemuda Pancasila

Rakernas Pemuda Pancasila Untuk Konsolidasi Dan Godok Sikap Politik

JUMAT, 13 NOVEMBER 2015 | 06:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-I di Hotel Borobudur Jakarta pada 12 hingga 15 November 2015.

Rakernas digelar selain bertujuan menguatkan konsolidasi dan kaderisasi juga menggodok atau membahas secara mendalam berbagai persoalan bangsa yang pada penutupan nanti disimpulkan dalam sikap politik.

"Kita akan mengeluarkan pernyataan politik, sikap Pemuda Pancasila secara keseluruhan untuk pemerintah, bangsa, negara, dengan tujuan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila sebagai ideologi bangsa," kata Wakil Ketua MPN PP Yoris Raweai, Kamis (12/11) malam, seusai mengikuti dialog kebangsaan dalam rangkaian pelaksanaan Rakernas PP.


Dialog kebangsaan tersebut menghadirkan antara lain Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, tokoh politik Yudi Latif, dan tokoh militer Letjen (Purn) Kiki Syahnakri. Mereka bertiga menyampaikan pandangannya seputar penguatan ideologi Pancasila setelah sebelumnya acara dibuka oleh Ketua MPN PP Yapto Soerjosoemarno.

Lebih lanjut, Yoris menjelaskan, semenjak status PP berubah dari Organisasi Kelompok Partisan (OKP) menjadi Organisasi Massa (Ormas) pada 10 tahun silam maka setiap gerak langkah didasari pemikiran secara makro atau kepentingan bangsa secara umum.

"10 tahun lalu kita melakukan konsolidasi dan kaderisasi pembentukan lembaga-lembaga dalam rangka penguatan menjadi Ormas, maka November tahun lalu, kita bikin Musyawarah Nasional (Munas) ke-IX, kita canangkan bahwa, kita sekarang ini mulai konsisten dalam setiap gerak langkah organsiasi ini, berpikir secara makro karena kelembagan kita sudah bentuk semua," terangnya.

Ditemui seusai acara, Mendagri Tjaho Kumolo mengapresiasi, terselenggaranya Rakernas PP yang dikuti oleh para pengikutnya dari seluruh wilayah di Tanah Air. Tjahjo menilai, peran Ormas PP bermanfaat baik, membantu pemerintah untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila pada seluruh elemen bangsa.

"Seperti adanya dialog kebangsaan ini merupakan momen yang tepat, yang dilakukan Mas Yapto, untuk membangun bangsa dan negara kembali kepada pemahaman yang komprehensif tentang Pancasila dan UUD 1945," ujar Tjahjo.

Rakernas ke-I MPN PP akan dibuka pagi ini (Jumat, 13/11) dengan menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan dan sejumlah tokoh lainnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya