Berita

KPK Gandeng Kader Muda Parpol Berantas Korupsi

KAMIS, 12 NOVEMBER 2015 | 17:52 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meggelar acara workshop dengan tema "Mencetak Kader Muda Sayap Politik Berintegritas".

Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen berharap kegiatan yang dihadiri sejumlah organ sayap ini memberikan kekuatan baru bagi kader-kader parpol agar berintegritas dan jauh dari tindak pidana korupsi.

Adapun organ sayap itu, yakni Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia, Angkatan Muda Ka'bah, Angkatan Muda Demokrat, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional, Garda Pemuda Nasdem, Gema Keadilan, Gerakan Muda  Nurani Rakyat, Gerakan Pemuda Ka'bah.


Lalu, Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa, Kader Muda Demokrat, Komunitas Banteng Muda, Liga Mahasiswa Nasdem, Pemuda Hati Nurani Rakyat, dan PP Tidar.

Zulkarnaen juga mengajak angkatan muda untuk memberantas korupsi bersama-sama.

"Komitmen, pemahaman kita terhadap korupsi lebih seirama. Mencegah dan memberantas harus luar biasa. Disemua elemen tentunya harusnya diberantas bersama-sama. Parpol harus dibangun secara berintegritas. Membangun sinergi dengan semua lembaga," ujarnya di gedung KPK, Kamis (12/11).

Kegiatan tersebut dirasa menjadi kegiatan startegis antara KPK dengan kader muda partai politik.

"Kami melihat dan merasakan terbangun kemitraan strategis antara KPK dengan kader muda parpol," lanjutnya.

Zulkarnaen mengatakan ini merupakan langkah terbaru dengan menggandeng anak muda dalam memberantas korupsi. Sehingga diharapkan semangt-semangat muda dapat membawa bangsa ini ke arah yanf lebih baik lagi.

"Ini satu hal langkah awal yang sangat bagus menurut kami apalagi juga di KPK. Ini juga banyak anak-anak muda semangat muda, orang-orang muda inilah yang akan lebih cepat memperbaiki bangsa dan negara," harapnya. [sam]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya