Berita

Neta S Pane/net

Hukum

Agar Tidak Dilecehkan, Polri Harus Segera Tuntaskan Kasus Pelindo II

SENIN, 09 NOVEMBER 2015 | 09:12 WIB | LAPORAN:

. Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi kinerja Bareskrim Polri yang sudah serius untuk menuntas kasus dugaan korupsi di PT. Pelindo II. Rencananya Senin (9/11) siang ini, Bareskrim akan memeriksa Dirut Pelindo II RJ Lino. Lino sudah dua kali dipanggil Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan.

"Kalau siang ini Lino kembali tidak memenuhi panggilan, Polri harus segera melakukan penjemputan dan pemanggilan paksa terhadap Dirut Pelindo II itu," tegas Ketua Presidium IPW, Neta S Pane kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/11).

Dia menyarankan agar hal itu tidak terjadi, Lino harus berjiwa besar untuk hadir dan memenuhi proses pemeriksaan.


Sebelumnya, pada 13 Oktober 2015 lalu, kepada sejumlah media massa Lino mengatakan, 'saya di-support di mana-mana, akhirnya polisi itu yang diganti, bukan saya'.

Neta menilai ucapan itu bernuansa arogansi yang melecehkan Polri, yang tengah berusaha keras melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, terutama di lingkungan Pelindo II.

Neta juga sangat menyayangkan pernyataan itu karena merupakan sebuah pembunuhan karakter terhadap institusi Polri maupun pihak yang dituding sebagai 'polisi itu yang diganti'.

"Untuk itu Polri harus segera menuntaskan kasus dugaan korupsi di Pelindo II agar Polri tidak dilecehan dan dituduh mengada-ada atau sekadar melakukan rekayasa kasus," tegas Neta lagi.

Dugaan korupsi di Pelindo II diusut Polri adalah atas pengaduan masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi Polri untuk menghentikan kasus ini.

Terakhir, Neta berharap Polri segera menemukan dua alat bukti dalam kasus korupsi di Pelindo II, terutama yang menyangkut RJ Lino, sehingga Polri bisa segera menahannya.

"IPW juga berharap para elit di pemerintah Presiden Jokowi tidak lagi mengintervensi Polri, terutama jika Polri menahan RJ Lino agar kasus korupsi di Pelindo II ini bisa segera dituntaskan Bareskrim Polri," tukasnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya