Berita

Rizal Ramli/net

Politik

Akademisi: Rizal Ramli Ingin Wujudkan Amanah Nasional

MINGGU, 08 NOVEMBER 2015 | 17:36 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli dinilai sebagai sosok menteri dalam Kabinet Kerja yang benar-benar ingin membenahi Indonesia dari keterpurukan.

"Rizal Ramli ingin mewujudkan Nawacita dan amanah nasional, berdasarkan batas-batas kemampuan yang ada. Saya saksi hidup bang Rizal Ramli itu bantu Garuda yang hampir bangkrut. Orang-orang susah itu (petani dan masyarakat bawah) saudara saya mau dibantu oleh Rizal Ramli," ungkap pengamat sosial Universitas Paramadina Herdi Sahrazad dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat (FSuR) bertema 'Antara Gaduh Putih dan Gaduh Hitam di Kabinet Kerja' di resto Dua Nyonya, Cikini, Jakarta, Minggu (8/11).

Pasalnya, anak didik Cak Nur itu menilai petani yang bisa dikatakan bagian dari pahlawan negara tidak merasakan kesejahteraan sepantasnya.


"Petani mirisnya tidak pernah dibantu. Saya akan membela dia (Rizal Ramli) pada relnya. Yang bisa membangun perubahan adalah harapan," kata Herdi.

"Rizal Ramli itu berbicara kebenaran, kebijakan publik itu berpihak memang untuk publik bukan untuk pebisnis. Kegaduhan putih Rizal Ramli itu kan membuka kebijakan publik dan itu memang harus dibuka ke publik, jadi tidak ada salahnya. Nah yang baru berani kan baru menko maritim, Jokowi harusnya bersyukur dalam reshuffle kemarin," jelasnya.

Tak hanya itu, Herdi juga menilai masih ada oknum pejabat mempraktikkan bisnis yang menguntungkan pihak tertentu di bawah penderitaan masyarakat.

"Para pejabat itu jangan bisnis, jangan main proyek. Sejak era pak Soeharto sampai sekarang negara mengingkari konstitusinya sendiri dalam mewujudkan keadilan sosial. Rizal Ramli mengingatkan kabinet agar selalu amanah," demikian Herdi. [wah] 

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya