Berita

Heru Sriyanto/net

Hukum

Asisten Intelijen: Tidak Benar Kursi Kajati Malut Digoyang

MINGGU, 08 NOVEMBER 2015 | 11:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tidak benar kursi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Kajati Malut) yang kini diduduki oleh Heru Sriyanto digoyang para asisten Kejati Malut maupun para kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Malut.

Demikian diungkapkan Asisten Intelijen Kejati Malut, Kasmin membantah pemberitaan Heru Sriyanto digoyang oleh bawahannya.

"Yang ada adalah Kajati Malut bersama-sama para asisten, kabag TU dan para koordinator serta jajarannya sedang bekerja keras membangun sarana dan prasarana seperti membangun website kinerja kejaksaan sebagai jendela informasi bagi Kejati Malut yang sebelumnya tidak ada, sehingga masyarakat dapat mengetahui kinerja kejaksaan melalui website. Menata keindakan kantor dan tata ruang kerja, sehingga diharapkan dapat menambah kenyamanan suasana kerja para pegawai, dalam rangka melakukan pelayanan prima terhadap masyarakat Malut," kata Kasmin dalam siaran persnya kepada redaksi, Minggu (8/11).


Juga tidak benar kalau Kajati Malut kebijakannya melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP), yang terjadi justru selalu menekankan kepada jajarannya agar dalam pelaksanaan tugas terlebih dalam penanganan perkara berpedoman kepada SOP yang ada.

"Para asisten, para kajari, para koordinator serta seluruh jajaran Kejati Malut menyatakan mendukung kebijakan Kajati Malut dalam rangka membangun mental (mindset), knowledge, experience, culture, pola pikir dan pola tindak aparat Kejaksaan di wilayah Malut sehingga ada kebersamaan dan timbul rasa memiliki terhadap korps Adhyaksa," terang Kasmin.

Kasmin menambahkan, asisten intelijen dan asisten perdata dan tata usaha negara serta para asisten juga mohon maaf kepada Jaksa Agung RI, para Jaksa Agung Muda dan Kajati Malut atas munculnya isu pemunduran diri para asisten yang telah digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya