Berita

Olahraga

Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Kayak Serial Komik

SABTU, 07 NOVEMBER 2015 | 19:36 WIB | LAPORAN:

Pengamat ekonomi dan pasar modal, Ferry Latuhihin menilai paket kebijakan ekonomi pemerintah Joko Widodo seperti serial komik. Paket-paket yang dikeluarkan menandakan pemerintah gagap dan tidak mengerti kendala krisis ekonomi yang melanda Indonesia.

"Ini Kebijakan ekonomi apa serial komik silat, saya tidak melihat dimana fokus utama pemerintah dalam membenahi problemnya, pemerintah tidak tahu apa yang menjadi proiritas dan konsekuensi dari paket kebijakan yang dituangkan," ungkap Managing Director Del Creco Advisory itu dalam debat bertema 'Meneropong Krisis Ekonomi Kita' di Hotel Pulman, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11).

Soal program pengguliran dana desa yang dilakukan pemerintah dengan dasar kebijakan Nawa Cita juga dikritik Ferry. Kata dia, dana itu tidak cukup mampu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.


"Dimana faktor productivity dari dana desa, apakah pertumbuhan ekonomi kita bisa meningkat dengan diluncurkannya dana desa. Yang harus dilakukan diaknosa penyakitnya bukan sebar duit kedesa-desa," cetus Ferry.

Dia juga mengkritisi langkah Gubernur Bank Indonesia dalam mengintervensi pasar untuk menaikkan Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Menurutnya kebijakan yang dilontarkan Agus Martowardojo bisa dilakukan oleh siapapun.

"Gubernur BI, apa kerjanya kalau cuma bilang Dollar naik, interfensi pasar, Dolar naik, jual Dollar. Orang lain juga bisa. Hidupkan kembali dewan kebijakan moneter, jadi kalau mau buat kebijakan nggak telepon kanan kiri," tutup Ferry. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya