Berita

Olahraga

Terapkan SNI, UKM Bakal Mampu Bersaing Di Pasar Bebas ASEAN

SABTU, 07 NOVEMBER 2015 | 10:38 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 25 UKM siap meramaikan pameran Indonesia Quality Expo 2015 yang akan berlangsung pada 9-10 November mendatang di Jakarta Convention Center.

Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas Badan Standardisasi Nasional (BSN) Budi Rahardjo mengatakan, UKM yang ikut pameran itu adalah UKM yang menerapkan SNI.

"Salah satunya PT Hinoka Alsindo Teknik yang memproduksi mesin pertanian, perkebunan, perikanan yang sudah memenuhi SNI," katanya.


Masyarakat bisa datang mengunjungi IQE 2015. Selain bisa membeli produk berkualitas SNI juga bisa mendapatkan pengetahuan tentang perkembangan standardisasi di Indonesia.

Keterlibatan UKM dalam pameran IQE 2015, terang Budi, sebagai bentuk persiapan UKM untuk menyambut pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). "Apalagi MEA akan diterapkan pada 1 Januari 2016 mendatang." ujarnya.

UKM merupakan kekuatan ekonomi di Indonesia dengan kontribusi yang cukup signifikan. UKM selama ini telah menyediakan lapangan kerja, sumber PDB, penghasil devisa melalui ekspor, serta penanaman modal.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan, untuk mendorong kemasan produk yang menarik, pelaku UKM harus memperhatikan produk-produk dari negara pesaing seperti Korea, Jepang, Singapura, dan Hong Kong. Menurut Thomas, untuk tahap awal pelaku usaha bisa meniru kemasan produk dari negara pesaing tersebut agar bisa ditandingi dan setelah itu baru dicari modifikasinya.

Thomas optimistis, di tengah kondisi ekonomi global yang berat pelaku UKM di bidang makanan dan minuman dapat menjadi primadona ekonomi baru. Menurutnya, siklus ekonomi dalam sepuluh tahun ke depan lebih banyak kepada produksi barang yang memiliki keunikan seperti kerajinan. Sedangkan, barang produksi massal lambat laun trennya menurun.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya