Berita

Hukum

Giliran Ketua DPRD Sumut dan Wakilnya Bersaksi untuk Kasus Gatot

JUMAT, 06 NOVEMBER 2015 | 13:35 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua DPRD Sumatera Utara, Ajib Sah beserta wakilnya, Chaidir Ritonga
memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Jumat (6/11).

Ajib Shah dan Chaidir Ritonga akan didengar pernyataannya sebagai saksi kasus yang menjerat Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho (GPN) terkait dugaan suap anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Tak hanya mereka berdua, terlihat hadir pula mantan wakil ketua DPRD Sumut 2009-2014, Kamaludin Harahap ke gedung lembaga antirasuah tersebut. Sama halnya juga dengan ketua dan wakil DPRD Sumut saat ini, Kamaludin akan didengarkan kesaksiannya terkait kasus dugaan suap anggota DPRD.

Tak hanya mereka berdua, terlihat hadir pula mantan wakil ketua DPRD Sumut 2009-2014, Kamaludin Harahap ke gedung lembaga antirasuah tersebut. Sama halnya juga dengan ketua dan wakil DPRD Sumut saat ini, Kamaludin akan didengarkan kesaksiannya terkait kasus dugaan suap anggota DPRD.

Demikian informasi Plh Humas KPK, Yuyuk Andriati kepada wartawan di Jakarta lewat pesan singkat, siang ini.

KPK telah menetapkan Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka kasus
pemberian hadian atau janji kepada anggota DPRD prov Sumut 2009-2014 dan 2014-2019 terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban pemprov sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD sumut 2014 dan 2015, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD prov Sumut tahun 2015.

Atas perbuatannya itu, Gatot dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU 31/1999 diubah 20/2001 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, sebagai pemberi.

Sedangkan Saleh Bangun, Chaidir Ritonga, Kamaludin Harahap, Sigit Pramono Asri, serta Ajib Shah diduga menerima hadiah atau janji melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 uu 31/1999 diubah 20/2001 jo pasal 64 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya