Berita

foto:net

Olahraga

Indonesia Targetkan Posisi 10 Besar Di Kejuaraan Dunia Wushu

JUMAT, 06 NOVEMBER 2015 | 09:25 WIB | LAPORAN:

Indonesia tidak mematok target muluk, walau jadi tuan rumah di Kejuaraan Dunia Wushu XIII di Istora Senayan, Jakarta, 14-18 November mendatang. Tim Merah Putih hanya ingin memperbaiki peringkat di kejuaraan dunia sebelumnya.

Seperti diketahui pada kejuaraan dunia di Kuala Lumpur, Malaysia, 2013 lalu, Indonesia hanya duduk di posisi ke-11 dunia dengan perolehan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Persaingan yang ketat, menurut Sekretaris Jenderal PB Wushu Indonesia, Indra Kwok di  Jakarta, Kamis malam (5/11), mendasari perhitungan target tersebut.

Pasalnya, dalam kejuaraan dunia, peta kekuatan tiap negara tidak dapat diukur. Dia berharap tahun ini, Indonesia bisa masuk ke posisi 10 besar dunia.


Seperti sebelumnya, andalan Indonesia untuk meraih emas masih di pundak Lindswell Kwok. Dua tahun lalu, dia mempersembahkan emas di nomor tajijian, dan perak di nomor tajiquan.

"Kami tidak menargetkan berapa jumlah medali. Terpenting atlet bisa memperbaiki peringkat dari kejuaraan dunia sebelumnya. Harapan medali? Selain Lindswell, di nomor changquan juga ada Ahmad Hulaefi. Dia menorehkan prestasi bagus di SEA Games 2015 lalu. Lalu, Ivana Ardelia Irmanto yang dua tahun lalu juga mempersembahkan medali perunggu di nomor nanquan diharapkan bisa kembali berprestasi. Memang tidak bisa dipungkiri, taulo masih menjadi andalan. Namun memang tidak tertutup kemungkinan di kategori sanda kita bisa memberikan kejutan," katanya.

Tidak tanggung-tanggung, nomor sanda ini diprediksi juga bisa menghasilkan juara dunia baru, mengingat para atlet Tiongkok yang biasanya mendominasi nomor ini tidak berpartisipasi kali ini. Dua tahun lalu, nomor ini juga menambah pembendaharaan medali bagi Indonesia, yakni dari Junita Malau serta Hartati di kelas 48 dan 52 kg.

"Peluang untuk bisa melahirkan juara dunia baru ada di nomor 60 kg putri atas nama Moria Manalu dan nomor 48 kg putri atas nama Junita Malau. Terlebih Moria sukses menjadi juara di Piala Dunia sanda tahun lalu. Begitu juga dengan Junita, perolehannya dua tahun lalu semoga bisa diulang di tahun ini dan bahkan ditingkatkan. Jadi bisa dibilang peluangnya sama besar dengan taulo," ungkapnya.

Diakui Novita, jika pemilihan atlet yang akan turun di nomor sanda ini baru dilakukan usai Kejuaraan Nasional di Bandung, Jawa Barat tiga pekan lalu. Namun dia yakin jika anak asuhnya tersebut bisa mengimbangi lawan-lawannya, mengingat sebelum sentralisasi di Medan, mereka sudah terlebih dahulu melakukan pelatihan di daerah masing-masing.

Untuk Kejuaraan Dunia tahun ini, Pengurus WI akan menurunkan delapan atlet sanda (lima putra dan tiga putri) serta delapan atlet taulo (lima putra dan tiga putri) untuk bertanding di 13 nomor pertandingan di kelas taulo dan delapan kelas sanda.

Di nomor taulo, pesaing utama Indonesia datang dari Rusia, Daria Torasova dan Italia, Michele Giordano. Namun, itu pun tidak bisa diprediksi mengingat kekuatan di Kejuaraan Dunia memang selalu bergeser.

Total ada 904 atlet dari 73 negara yang bakal ambil bagian di Kejuaraan Dunia Wushu nanti. Rencananya dalam kejuaraan dunia kali ini akan ada tamu spesial dari mantan atlet wushu dunia, yakni Jet Li dan Michelle Yeoh.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana IGK Manila. Menurutnya, Indonesia mendapatkan jatah tuan rumah karena termasuk salah satu negara yang aktif mengikuti Kejuaraan dunia dan menyumbangkan atlet ke ajang internasional. Hal itu dinilai oleh Federasi Wushu Dunia (IWUF) menjadi salah satu pertimbangan penting untuk bisa mendapatkan jatah tuan rumah.

Selain menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, Indonesia juga mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Kongres Federasi Wushu Internasional yang sesuai dengan rencana digelar di JCC Jakarta, sebelum kejuaraan dunia dimulai.

Melihat kepercayaan tinggi yang diberikan oleh Federasi Wushu Internasional, Manila berharap bisa meraih dua sukses yaitu sukses pelaksanaan dan prestasi.[wid]


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya