Berita

Hukum

KPK Target Erry Nuradi Di Kasus Suap Interpelasi

KAMIS, 05 NOVEMBER 2015 | 18:14 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan suap interpelasi anggota DPRD Provinsi Sumut 2009-2014.

Ada kemungkinan komisi anti rasuah akan memeriksa Wakil Gubernur Teuku Erry Nuradi.

"Kemungkinan itu ada, kalau diperlukan (akan diperiksa)," ujar Plt Pimpinan KPK, Johan Budi SP, di gedung KPK, Kamis (5/11).


Johan memastikan hingga saat ini penyidik belum mengagendakan memeriksa Erry.  

Sementara hingga berita ini diturunkan istri Erry, Evi Diana Sitorus masih dalam proses pemeriksaan penyidik KPK. Evi menjalani pemeriksaan sejak dari tadi pagi sebagai saksi.

Dihubungi secara terpisah, Plt Pimpinan  KPK, Indriyanto Seno Adji mengungkapkan pihaknya melakukan pengembangan terkait adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Guru besar Universitas Krisna Dwipayana itu tidak membantah adanya kemungkinan untuk memanggil dan memeriksa Erry yang tak lain adalah pentolan Partai Nasdem Sumut.

"Kemungkinan selalu ada, dan ini tergantung pendalaman tim," tegas Indriyanto.

Sebelumnya, Erry mengakui bahwa Evi menerima uang yang diduga berasal dari Gatot. Namun, ia menegaskan bahwa uang tersebut diterima istrinya bukan terkait dengan pengajuan hak interpelasi, melainkan untuk pengesahan APBD 2014 Pemprov Sumut.

Erry menegaskan bahwa uang tersebut sudah diserahkan kepada pihak yang berwenang.[dem]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya