Berita

Hukum

SDA Perintahkan Pilih Pemondokan yang Tak Layak

RABU, 04 NOVEMBER 2015 | 20:52 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Mantan Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama (Kemenag), Zainal Abidin Supi mengaku dihubungi Suryadharma Ali (SDA) karena menolak perumahan untuk pemondokan jemaah haji di Syare' Mansyur.

Zainal tak mau memenuhi keinginan SDA yang ketika itu Menteri Agama lantaran setelah mendapat laporan dari tim, pemondokan Syare' Mansyur letaknya jauh dan rawan bagi jamaah haji.

"Karena itu bukan peta wilayah yang kita tetapkan, karena jauh dan tidak familiar, dan sedikit rawan informasi dari kawan-kawan yang tinggal disana. ya kita tolak," beber Zainal saat menjadi saksi untuk SDA di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).


Perumahan Syare' Mansyur milik Cholid Abdul Sodiq Saefudin ditawarkan melalui Undang Syahroni yang menawarkan ke panitia pengadaan rumah. Namun, setelah ditolak perumahan-perumahan tersebut kembali ditawarkan lewat Mukhlisin yang merupakan kader PPP kepada Tim Penyewaan Perumahan.

"Karena sudah tau rumah itu ditolak, ya kita tolak," tegas Zainal.

Setelah menolak perumahan yang memang telah dinilai tim tak layak untuk disewa, Zainal mengaku langsung ditelpon oleh SDA.

Saat itu, lanjutnya, SDA menanyakan alasan penolakan perumahan tersebut dan mengatakan bahwa penyedia rumah akan menyediakan transportasi dan pos keamanan.

"Pak Menteri tanya kenapa ditolak. ya saya jawab, rawan, jauh, tidak familiar. Pak Menteri bilang penyedia rumah akan menyedikan transport solawat dan pos keamanan agar jemaah terayomi. ya saya jawab iya," jelasnya.

Setelah itu, menurut Zainal pihaknya langsung merapatkan soal perumahan yang dimaksudkan oleh SDA agar dimasukkan dalam pemondokan jamaah haji.

"Kita rapat dengan tim. Setelah rapat kita terima karena itu perintah (SDA)," tukasnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya