Berita

afrian bondjol/net

Hukum

Afrian Bondjol Ngaku Suruh Asisten OC Kaligis Buang HP

RABU, 04 NOVEMBER 2015 | 15:57 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Advokat pada Kantor OC Kaligis and Associates, Afrian Bondjol, mengaku pernah meminta asisten Otto Cornelis Kaligis, Yurinda Tri Achyuni alias Indah, untuk membuang telepon genggam (HP) miliknya setelah mendengar operasi tangkap tangan  petugas KPK terhadap rekannya sejawat, Yagari Bhastara alias Gary.

Afrian juga mengaku meminta Inda melakukan hal tersebut karena khawatir rekannya akan terseret dalam perkara dugaan suap hakim PTUN Medan usai operasi tangkap tangan.

"Jadi ketika Gary ditangkap malam hari, saya telepon Indah saya khawatir ikut terseret, saya bilang buang saja. Saya spontan," kata Afrian saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus suap Hakim PTUN dengan terdakwa OC Kaligis, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (4/11).


"Info dari Indah iya, dia buang (HP)," sambungnya.

Sebelumnya, dalam persidangan 1 Oktober 2015 lalu, Indah yang menjadi saksi dalam sidang OC Kaligis mengaku membuang HP atas perintah Afrian Bondjol.

"Buang saja," jawab Indah menirukan perintah temannya yang berjulukan Boy tersebut dalam persidangan kala itu.

"Itu saran dari Afrian Bondjol?" tanya Jaksa berupaya menegaskan.

"Iya,” jawabnya lagi.

Bukan cuma membuang HP, Indah pernah berencana pergi ke luar negeri namun batal karena dirinya sudah berstatus dicegah imigrasi atas permintaan KPK.

"Sudah direncanakan sebelum Lebaran, saya berencana ke luar negeri bersama keluarga saya," ujarnya.

Namun, Indah gagal pergi karena paspornya ditahan pihak imigrasi lantaran sudah berstatus cegah ke luar negeri. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya