Berita

Yusril Ihza: Justru Ahok yang Wanprestasi Menanggulangi Sampah DKI!

SELASA, 03 NOVEMBER 2015 | 16:58 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pakar hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok lah yang wanprestasi dalam menanggulangi sampah DKI Jakarta.

"Keberatan atas wanprestasi bagi dua perusahaan ini (PT. Godang Tua Jaya dan PT. Navigat Organic Energy Indonesia). Justru pemerintah DKI yang sebetulnya wanprestasi," ujar Yusril yang juga selaku kuasa hukum PT. Godang Tua Jaya dan PT. Navigat Organic Energi Indonesia, di kantornya Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (3/11).

Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menegaskan bahwa pemerintah DKI gagal dalam mengelola masterplan pengelolaan sampah. Sebab, kenyataannya tiap tahun terjadi peningkatan volume sampah yang seharusnya dikelola PT. Godang Tua Jaya dan PT. Navigat Organic Energi Indonesia. Sehingga, hal tersebut bertentangan dengan perjanjian yang sebelumnya diteken dua perusahaan swasta itu dengan pemda DKI Jakarta.


"Kenyataannya dari 4500 ton di tahun 2008 menjadi 5173 ton di tahun 2011 dan meningkat lagi menjadi 6344 di bulan Juli-Agustus 2015," ujar Yusril.

Oleh sebab itu, Yusril berasumsi hal tersebut terjadi karena kegagalan Pemerintah DKI membangun tempat pengelolahan sampah dalam kota.

"Peningkatan jumlah sampah yang dikirim ini mungkin disebabkan oleh kegaggalan Pemerintah DKI untuk mewujudkan pembangunan tempat pengolahan sampah dalam kota seperti di Sunter, Cakung-Cilincing, Marunda dan Duri Kosambi sehingga seluruhnya sampah dari wilayah DKI Jakarta dikirim ke TPST Bantar Gebang, sehingga volume yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian yang disepakati," demikian Yusril.

Sebelumnya, Ahok menyatakan Bantargebang jangan menentang kalau Jakarta memutuskan kontrak kerjasama dengan PT. Godang Tua Jaya. Sebab, Ahok menilai perusahaan sudah wanprestasi.

Tak hanya itu, Ahok juga mengritik sejumlah warga dan ormas di Cileungsi yang menghadang puluhan truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan DKI yang hendak membuang sampah ke Bantargebang. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya