Berita

Gatot-Yusni/net

Nusantara

Gatot dan Kejaksaan Bersatu Hancurkan Sumut?

MINGGU, 01 NOVEMBER 2015 | 12:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

.‎ Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) sedih bercampur geram menyaksikan berita dari Sumut yang diangkat di kancah nasional. Pasalnya, berita-berita yang ditayangkan itu mayoritas beraroma negatif.

"‎Berita dari Sumut jarang yang berprestasi, yang banyak berita korupsinya," kata aktivis muda Sumut, Teluk Panji Siregar dengan nada kesal kepada redaksi, Minggu (1/11).

Seperti diketahui, belakangan ini Sumut kembali‎ menjadi sorotan nasional karena gubernurnya Gatot Pujo Nugroho ditetapkan sebagai tersangka dalam suap hakim PTUN Medan. Sebelum kasus yang menjerat politikus PKS itu diributkan, Sumut sudah banyak diwarnai dengan berita-berita tindak pidana korupsi.


Misalnya, mantan Syamsul Arifin (Gubernur Sumut) yang dijerat dalam kasus korupsi APBN Kabupaten Langkat 2000-2007; Rahudman Harahap (Walikota Medan) perkara korupsi dana TPAD Kabupaten Tapanuli Selatan 2004; Robert Edison Siahaan (Walikota Pematang Siantar) perkara TPK APBD Kota Pematang Siantar 2007; Pandapotan Kasmin Simanjuntak (Bupati Tobasa) perkara TPK pengadaan lahan pembangunan PLTA Asahan III dan TPPU; Binahati B. Baeha (Bupati Nias) perkara TPK sehubungan dengan pengelolaan dana penanggulangan bencana alam Nias 2007; Hidayat Batubara (Bupati Mandailing Natal) diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan di Medan terkait dengan proyek alokasi dana bantuan bawahan; Bonaran Situmeang (Bupati Tapanuli Tengah) ditahan KPK atas tuduhan tindak pidana korupsi berupa pemberian suap mantan Ketua MK Akil Mochtar; da lain sebagainya.

Jelas Panji, mengguritanya tindak pidana korupsi di Sumut disebabkan banyak faktor. Alasan yang menonjol adalah karena penyelenggara pemerintah dan penegak hukum seolah-oleh melakukan pembiaran. Ia menjelaskan, misalnya kasus bantuan dana sosial (Bansos), bantuan daerah bawahan (BDB), bantuan operasional sekolah (BOS), tunggakan dana bagi hasil (DBH), dan penyertaan modal BUMD, sebelumnya tidak pernah dicegah.

Hemat dia, apa susahnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut meminta pertimbangan atau fatwa kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut sebelum dana-dana itu digelontorkan, dan Kejati Sumut melakukan sosialisasi kepada Pemprov Sumut atas program-program itu.

"Itulah yang disebut dengan pencegahan. Tapi kan ini tidak, malah yang ada Gatot, Kajati Sumut (Muhammad Yusni) dan penegak hukum lainnya seolah-olah melakukan pembiaran. Pejabat pemprov asyik 'bermain', sementara kejati menunggu 'jatah' atau 'bagian' kalau nanti pemprov diperkarakan," ujar dia.

"‎Jadi, ini bisa dikatakan mereka bersatu menghancurkan Sumut.‎ Kajati Sumut kurang sosialisasi, dan Gatot tidak minta disosialisasi (tentang penggunaan anggaran)," tegas Panji menambahkan.

‎Aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI‎) cabang Medan mengungkapkan, kalau ada sosialisasi dari Kejati Sumut dan penegak lain sebelum penggunaan anggaran, Sumut tidak seperti sekarang, kacau balau.

"Saya kira di Sumut ini kurangnya sosialisasi penggunaan anggaran," tukas Panji menutup komentarnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya