Berita

zulkifli hasan/rmol

Ketua MPR: Kita Mestinya Malu pada Kebesaran Mental dan Karakter Pendiri Bangsa

SABTU, 31 OKTOBER 2015 | 11:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengajak kalangan muda untuk merenungi karakter para pendiri bangsa Indonesia yang mampu menyingkirkan ego suku, agama, rasnya untuk bersatu dalam wadah negara Indonesia.

Para pemuda dalam era pergerakan bangsa Indonesia juga berkomitmen meminggirkan ego kesukuannya untuk bersatu dalam negara Indonesia. Selanjutnya dalam proses kemerdekaan bangsa lahirlah Pancasila.

"Sekarang zamannya lain. Semua serba ego sektoral. Pengamalan Pancasila hampir dipinggirkan. Contohnya dalam dunia politik semua serba instan, serba cepat.  Yang menang ambil semua sedangkan yang kalah kehilangan semua dan meninggalkan luka yang panjang.  Kita malu dan terharu pada kebesaran mental dan karakter pendiri bangsa kita dulu," ujar kata Zulhas, demikian ia sapa saat menjadi narasumber tunggal Sosialisasi Empat Pilar MPR di Kompleks Gedung Dewan Da'wah Indonesia Jakarta, Sabtu ( 31/10 ).  


Padahal, lanjut Zulkifli, Pancasila itu kalau diringkas dengan mengadopsi kata-kata Bung Karno cuma satu yakni cinta kasih atau kasih sayang. Sedangkan sayang, kata kerjanya adalah gotong rotong, kebersamaan, kekeluargaan, musyawarah dan mufakat.  

"Itulah inti dasar filsafat Pancasila yang mesti dipegang teguh seluruh rakyat Indonesia," demikian Zulhas.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya