Berita

Politik

RAPBN 2016

Luhut Panjaitan Turun Tangan Lobi Gerindra

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 19:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Gerindra keukeuh menolak RAPBN 2016 disahkan. Sikap keras kepala Gerindra bahkan memaksa Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi gedung DPR RI. Tujuannya, untuk melobi Fraksi Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa Menko Luhut diutus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berbicara mengenai beberapa hal. Topik yang paling banyak dibicarakan adalah tentang Penyertaan Modal Negara (PMN) yang menjadi pangkal penolakan  Gerindra.

"Ya ngobrol-ngobrol saja. (Luhut) diutus presiden untuk bicara, klarifikasi sejumlah hal," kata Fadli Zon saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/10).


Gerindra, lanjut Fadli, berpandangan bahwa PMN tidak tepat dan bisa dialokasikan ke anggaran yang bisa menyentuh rakyat secara langsung. ‎BUMN memiliki aset yang besar, tapi terus menerus masih membutuhkan dana dari APBN.

‎"BUMN itu asetnya besar, sekitar Rp 5.000 triliun. Masak aset segitu masih mau ngambil yang Rp 39 triliun. Seharusnya dia memberikan kontribusi ke APBN, masa kalah sama cukai rokok," tutup Fadli.

Penolakan Gerindra ini membuat sidang paripurna diskors. Rapat ditunda untuk diadakan lobi-lobi. Sementara 9 fraksi di DPR mendukung RAPBN 2016 disahkan. Hanya Gerindra saja yang menolak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya