Berita

Politik

Sikap Konsisten Prabowo Subianto Disosialisasikan di AS

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 16:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dalam pertemuan formal dan informal di Kongres dan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, nama Ketua Umum ‎Gerindra Prabowo Subianto dipromosikan oleh Ketua DPP Partai Gerindra yang merangkap anggota Komisi VII DPR, Ramson Siagian‎.

‎Di sela kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Amerika Serikat (Senin (26/10), Ramson mensosialisasikan bahwa ketumnya merupakan calon presiden RI berikutnya.

Dalam kesempatan itu, selain menyampaikan pandangannya tentang masalah-masalah energi dan sumber daya alam, Ramson juga mulai mengenalkan figur Prabowo Subianto sebagai sosok yang tegas dan konsisten terkait kebijakan-kebijakan yang dibuatnya.


Di luar agenda resmi, Ramson juga lakukan lobi-lobi kecil alias pembicaraan tidak resmi dengan beberapa anggota Kongres AS. Di antaranya, Bill Flores (anggota Kongres dari Partai Republik dari dapil Texas) dan Bill Johnson (anggota Kongres AS dari Partai Republik dapil Ohio), selain juga dengan Gregg Harper (anggota Kongres AS dari Partai Republik dapil Mississipi), Joseph R. Pitts (anggota Kongres AS dari Partai Demokrat dapil Pennsylvania),

"Saat saya jelaskan tentang Pak Prabowo, mereka senang dan mendengarkan dengan seksama. Saya sampaikan, siapapun Presiden AS yang terpilih nanti, rasa-rasanya akan cocok dengan Pak Prabowo, karena sikapnya konsisten. Saya tekankan bahwa kepemimpinan Prabowo, akan menguntungkan kedua negara dan kerjasama Indonesia-AS jadi tambah baik lagi, " tegasnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/10).

Dijabarkan Ramson bahwa umumnya para elit politik dan anggota Kongres AS sangat menghargai sikap-sikap yang konsisten. Terlebih ‎para anggota Kongres AS, mengaku sudah mengenal figur Prabowo Subianto yang kini memimpin Partai Gerindra. Hanya saja upaya sosialisasinya perlu lebih digencarkan lagi, terutama oleh para anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan anggota Koalisi Merah Putih (KMP) yang lain.

"Saya pikir, perlu peningkatan komunikasi informal untuk memperkuat persepsi tentang Pak Prabowo di mata para politisi AS, termasuk para anggota Kongres AS. Karena sekian tahun sebelum ini, di dalam negeri ada kelompok-kelompok jahil yang memberi stigma negatif terhadap Pak Prabowo, " kata Ramson.

Ramson mengatakan, upaya-upaya diplomasi secara dini lewat lobi-lobi kecil seperti yang dia lakukan, perlu ditingkatkan guna menetralisir pemberian stigma negatif kepada  Prabowo Subianto yang pernah dilakukan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya