Berita

fadli zon/net

Politik

Soal RAPBN 2016, Gerindra Bisa Berubah Sikap Jika...

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 14:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sikap penolakan Fraksi Partai Gerindra terhadap RAPBN 2016 bisa berubah. Syaratnya adalah Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 48,38 triliun dihapus dalam postur RAPBN 2016.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI dari Partai Fraksi Gerindra, Fadli Zon saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/10).

"Kita berharap PMN dihapus saja. Itu ada di Pasal 28, 29, 30, dan 31. Itu akan percepat proses RAPBN 2016," kata wakil ketua umum Partai Gerindra ini.


Menurut Fadli, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seharusnya menyumbangkan sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat. Bukan sebaliknya, membebani rakyat. Untuk apa jika BUMN berdiri tapi terus berutang dan membenani rakyat.‎

"BUMN kan harus untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kalau terus berutang untuk apa ada BUMN. BUMN harus nyumbang APBN bukan menggerogoti," ucapnya.

Dengan kondisi ekonomi yang sedang melemah dan menghadapi MEA, Gerindra berpandangan bahwa tidak pantas perusahaan plat merah terus diberi penambahan modal.

"Daya saing masih lambat. Asumsi yang dipakai ‎sangat konservatif. Kita lihat mudah-mudahan bisa tercapai. Jangan sampai yang buat seperti sekarang, karena garis kemiskinan bertambah," tandas Fadli. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya