Berita

mpr

Inilah Tiga Kesimpulan Seminar Penguatan MPR di Aula Soekarno

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 10:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Seminar tentang Penguatan MPR RI yang diadakan di Aula Dr. Ir. Soekarno, Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Kamis (29/10), berjalan dengan lancar dan khidmat.

Sebagai narasumber pada seminar itu adalah Wakil Ketua MPR, Dr. Hidayat Nur Wahid.

Dalam seminar itu paling tidak disepati tiga kesimpulan. Kesimpulan itu adalah:


Pertama, bahwa penguatan kelembagaan MPR bisa dilakukan melalui proses politik dimana UUD 45 dikembalikan dahulu ke UUD 1945 asli, sehingga kedudukan MPR menjadi lembaga tertinggi negara. Tidak seperti MPR hasil UUD amandemen yang sekalipun mempunyai fungsi yang lebih luas dibanding MPR produk UUD asli, namun keudukannya hanya sebagai lembaga negara yang sejajar dengan lembaga negara yang lain. Proses politik itu bisa melalui Sidang Istimewa MPR yang terjadi karena adanya permintaan dan tekanan yang masif dari rakyat terhadap MPR.

Kedua, penguatan kelembagaan MPR bisa juga dilakukan melalui amandemen UUD dengan menambahkan peran dan fungsi MPR, misalnya MPR bisa membuat TAP dan GBHN, untuk melaksanakan hal tersebut MPR sudah membentuk team kajian. Proses ini adalah proses yang berasal dari internal MPR, namun tetap ada kekhawatiran bahwa apabila proses amandemen yang dilakukan bukan tidak mungkin akan membongkar lagi pasal-pasal lainnya, seperti pasal tentang DPD yang minta diamandemen agar kedudukannya sama dengan DPR.

Ketiga, bahwa terhadap tuntutan agar dilaksanakan Sidang Istimewa MPR untuk memakzulkan Presiden maka sepanjang syarat-syarat dan mekanisne pemakzulan terpenuhi ditambah adanya tekanan publik yang besar, maka proses tersebut bisa dilaksanakan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya