Berita

Jorge Lorenzo dan Marc Marquez/net

Olahraga

Lorenzo & Marquez Terancam Didepak Dari MotoGP

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jorge Lorenzo dan Marc Marquez terancam terdepak dari balapan MotoGP. Kabar ini berhembus kencang menyusul dugaan konspirasi dua rider asal Spanyol itu menjegal Valentino Rossi saat balapan di Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.

Adalah Codacons, Asosiasi Koordinasi Perlindungan Pertahanan Lingkungan dan Hak Pengguna Konsumen asal Italia itu yang serius merespons du­gaan kongkalikong tersebut. Mereka mengajukan gugatan kepada Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) un­tuk mendepak Lorenzo dan Marquez.

Mereka dituding melakukan konspirasi sebelum GP Aragon untuk menjegal langkah Rossi jadi juara dunia. Namun hal itui sudah dibantah Lorenzo lewat pernyataan timnya Movistar.


"Codacons mengajukan ke­luhan berdasarkan artikel. 3.1 Peraturan FIM di mana organ­isasi ini meminta sanksi dike­nakan kepada pembalap Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, sebab sudah melakukan sikap anti-olah raga," demikian bunyi pernyataan resmi Codacons.

Kabar lainnya yang mun­cul akibat insiden di Sepang, Malaysia itu, Lorenzo bakal dipecat tim Yamaha. Beberapa media Italia memberitakan kemungkinan pebalap berju­luk X-Fuera itu pindah ke tim Honda atau Ducati.

Isu pemecatan Lorenzo berkembang setelah diketahui tak membela Rossi terkait in­siden dengan Marc Marquez di Grand Prix Malaysia.

Sementara Marquez, sudah tak mau lagi larut membahas insiden tersebut. Rider berjuluk The Baby Alien itu hanya ingin memikirkan balapan di kampung halamannya, Valencia Spanyol 8 November mendatang.

"Sekarang aku cuma me­mikirkan Valencia, menikmati dan memperlihatkan balapan bagus kepada Anda semua. Jadi pekan ini aku akan berlatih keras di rumah," ujar pebalap berusia 22 tahun tersebut diku­tip Crash. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya