Berita

ANDRINOF CHANIAGO/NET

Politik

Andrinof Ditawari Pilihan Jadi Dubes atau Komut BUMN

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 10:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Andrinof A. Chaniago pun membenarkan kabar santer pengangkatan dirinya menjadi komisaris utama PT Angkasa Pura I.

"Kemarin sore saya telah diserahi SK Pengangkatan yang ditandatangani Menteri BUMN," kata mantan Menteri Bappenas tersebut melalui pesan singkat, Jumat (30/10).

Andrinof kemudian menceritakan awal mula hingga jabatan itu diterimanya.  


"Sebelumnya, kira-kira dua bulan yang lalu, atas arahan Presiden Jokowi, saya ditanya oleh Mensesneg berkenan bertugas di mana, menjadi dubes di luar atau menjadi komut salah satu BUMN. Tempatnya pun ditawarkan untuk saya pilih," tutur Andrinof.

Saat itu ia berpikir jika menjadi dubes maka dirinya tidak bisa membantu pembuatan dan pelaksanaan kebijakan. Sebaliknya dengan komut, Andrinof mengaku ingin BUMN yang usahanya di bidang pelayanan.

"Saya pun kemudian mencari BUMN yang menurut saya cocok. Yang saya cari bukan yang masuk 10 besar atau 20 besar nilai kekayaan atau perolehan laba," ujarnya.

Menurut dia, BUMN pilihannya itu harus memberi tantangan untuk mendukung program prioritas pembangunan. Pilihannya pun jatuh pada Angkasa Pura I yang mengelola 13 bandara yang sebagian besar di kawasan timur.

Paling tidak, kata dia, ada dua tantangan hingga pilihannya jatuh pada AP 1 yakni peningkatan kualitas pelayanan dan percepatan pembangunan di kawasan Timur Indonesia.

"Maka, ketika saya ditelepon Menteri BUMN Bu Rini Soemarno, saya mau di mana, saya langsung jawab, 'Saya mau di Angkasa Pura I'," lanjut Andrinof.

"Sempat juga Bu Rini menyebut beberapa perusahaan asuransi yang kekayaannya puluhan triliun tapi saya sudah mantab dengan AP I," imbuhnya.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya