Berita

massa buruh/net

Buruh Gelar Aksi Besar-besaran Hari Ini di Istana Negara

JUMAT, 30 OKTOBER 2015 | 09:01 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Serikat buruh hari ini (Jumat, 30/10) kembali menggelar aksi terkait pengupahan. Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan sekitar 50 ribu buruh se-Jabodetabek akan menggelar aksi besar-besaran di Istana Negara sejak pukul 10.00 Wib.

"Aksi ini dengan titik kumpul di Patung Kuda, Indosat. Kemudian massa akan bergerak long march ke Istana Negara," sebut dia kepada redaksi, Jumat (30/10).

Jeas Said Iqbal, aksi ini dikoordinir oleh Komite Aksi Upah (KAU) yang terdiri dari gabungan KSPI, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992, Komite Politik Buruh Indonesia (KPBI),  Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan 50 federasi serikat pekerja lainnya.


Dalam aksi ini mereka menyuarakan tiga tuntutan. Pertama, menolak Peraturan Pemerintah (PP) No 78/2015 tentang Pengupahan. Kedua, menolak formula baru kenaikan upah minimum=Inflasi+produk domestik bruto (PDB). Ketiga, menaikkan upah minimum 2016 berkisar 22 persen sampai 25 persen atau naik berkisar Rp 500 ribuan.

Said Iqbal mengungkapkan, apabila Pemerintah tidak merespon tuntutan buruh maka akan dilanjutkan aksi mogok daerah, melumpuhkan kawasan Industri, pelabuhan, bandara, Bursa Efek Indonesia sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

"Dan diantara pertengahan November sampai awal Desember akan dilakukan mogok nasional yang akan diikuti oleh 5 juta buruh," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya