Berita

Herman Khaeron

Bila Benar Membakar Hutan, Izin Operasi Tiga Perusahaan Ini harus Dicabut

KAMIS, 29 OKTOBER 2015 | 17:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah harus mencabut izin operasi korporasi yang diduga sebagai pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah di Kalimantan dan Sumatera.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/10).

Pencabutan izin operasi ini berlaku untuk tiga perusahaan yang diduga telah melakukan pembakaran hutan, yaitu PT Kapuas Maju Jaya, PT Dwie Warna Karya, dan PT Susantri Permai.


"Jika benar terbukti perusahaan melakukan pembakaran hutan, pemerintah harus melakukan tindakan tegas, yaitu pencabutan izin operasi," katanya.

Politisi Demokrat itu juga mendesak agar perusahaan yang terbukti membakar hutan bertanggung jawab dalam memadamkan api. Tanggung jawab itu harus proporsional dan terhitung sesuai dampak yang diakibatkan.

"Korporasi yang memiliki konsesi kehutanan perkebunan tentu dapat bertangung jawab dalam hal pemadaman dan adanya evaluasi ekonomi terhadap kerusakan, sehingga bisa dihitung," tandasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya