Berita

mahyudin/net

Mahyudin: Pemuda Indonesia Jangan Minder

KAMIS, 29 OKTOBER 2015 | 10:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Rangkaian kegiatan Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin di kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (29/10) diawali dengan kunjungan silaturahmi ke SMA Negeri 1 Kendari. Pada kunjungan tersebut, Mahyudin memberikan ceramah motivasi kepada sekitar 200 siswa dan siswi serta para guru.

Siswa pelajar SMA, menurut Mahyudin, adalah generasi muda yang harus diperhatikan juga sebab di tangan merekalah tongkat kepemimpinan berganti.

"Apalagi masih dalam suasana sumpah pemuda. Sumpah pemuda adalah momen keberanian, kejujuran dan kebersamaan. Pemuda Indonesia jangan minder harus berani berkompetensi. Generasi muda Indonesia harus berani berkompetisi internal dan global," ujarnya.


Selain itu, Mahyudin juga memotivasi generasi muda supaya berani bermimpi dan berkhayal karena tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan menghendaki.

"Kita harus punya khayalan dan bermimpi harus bermimpi menjadi hebat atau menjadi orang hebat. Kalau bermimpi saja tidak berani, jangan hidup sekalian. Tidak ada yang tidak mungkin. Nah, setelah bermimpi dan berkhayal capailah mimpi dan khayal tersebut, karena ada selalu harapan bagi yang berdoa dan berusahalah dengan jujur dan keras," tegasnya.

Mahyudin memberikan contoh perjalanan hidupnya yang jauh dari kenyamanan hidup dan sangat keras menjalani hidup.  Tapi, dengan mimpi, khayal menjadi orang hebat dengan dibarengi doa, mental jujur dan usaha keras maka semua mimpi dan khayal terwujud saat ini.

Di sela-sela penyampaian ceramah motivasi, Mahyudin menyelipkan materi soal Empat Pilar MPR RI (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika). Ia sangat mengapresiasi para pelajar SMAN 1 Kendari yang sangat menguasai soal-soal Empat Pilar tersebut, ini terbukti saat Mahyudin menggelar kuis soal Pancasila dan UUD dijawab dengan cepat dan tepat.

Di akhir sesi, para pelajar diberikan kesempatan bertanya apapun soal kenegaraan. Salah seorang pelajar putri mempertanyakan soal skala prioritas seorang pejabat negara jika ada berbarengan keperluan pribadi dan keperluan negara mana yang harus didahulukan.

Merespon pertanyaan tersebut Mahyudin menguraikan bahwa seorang pejabat negara harus mendahulukan kepentingan negara dan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.

"Saya sendiri menjalankan, tanggal 28 Oktober adalah hari ulang tahun istri saya, tapi bersamaan dengan itu saya ada tugas negara di Kendari, saya memilih menunaikan tugas negara karena itu adalah komitmen saya kepada negara dan bangsa," tukas dia lewat Humas MPR. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya