Berita

fadly nurzal

Fadly Nurzal Apresiasi Jokowi Buru-buru Tinggalkan AS

KAMIS, 29 OKTOBER 2015 | 07:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keputusan Presiden Jokowi memperpendek kunjungan kenegaraan di Amerika Serikat dengan alasan untuk memimpin penanganan bencana asap di Tanah Air mendapat apresiasi dari kalangan DPR.

"Saya kira itu sudah tepat walaupun agenda beliau yang tersisa di AS tidak kalah penting," kata Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PPP, Fadly Nurzal kepada redaksi, Kamis (29/10).

Agenda penting di AS yang dimaksud Fadly adalah, upaya Indonesia meningkatkan perekonomian dari sektor investasi.


"Saya mendengar bahwa dari pertemuan Presiden telah melahirkan berbagai kesepakatan dan kontrak investasi yang bisa diharapkan mendongkrak perekonomian kita," ungkapnya.

Namun, lanjut Fadly, kehadiran Presiden Jokowi di tengah-tengah masyarakat juga sangat diharapkan sehingga mereka merasakan betapa pemimpinnya berempati kepada situasi yang sulit (bencana asap).

"Keputusan Presiden tersebut sudah tepat apalagi beliau akan langsung menuju daerah-daerah yang terkena dampak kabut asap tersebut. Welcome back President," tukasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi telah meninggalkan Washington DC, Amerika Serikat pada Selasa (27/10) petang waktu setempat atau Rabu (28/10) pagi waktu Indonesia, dan diperkirakan akan tiba di Indonesia pada Kamis (29/10) pagi. Kepala Negara dijadwalkan langsung menuju Palembang, Sumatera Selatan guna memimpin langsung penanganan bencana kabut asap yang menimpa sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan dan daerah-daerah lain di Tanah Air. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya