Berita

Nusantara

Kampus UMK Peroleh Miliaran Rupiah Dana Hibah

980 Mahasiwa Ikuti Wisuda ke-55
RABU, 28 OKTOBER 2015 | 13:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Universitas Muria Kudus (UMK) pada 2015 mendapatkan miliaran rupiah dana hibah dari berbagai program. Tidak hanya untuk para dosen, hibah juga didapat oleh para mahasiswa melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Hal itu disampaikan Rektor UMK, Dr. Suparnyo SH. MS dalam sambutannya di depan 980 wisudawan dalam Rapat Senat Terbuka dengan agenda tunggal Upacara Wisuda ke-55 Tahun 2015 di Auditorium Kampus UMK,  Kudus, Jawa Tengah, Rabu (28/10).

"Tahun ini UMK mendapatkan hibah lain penelitian dari Ditjen Dikti 2015 mencapai Rp. 1.300.000.000, untuk pengabdian kepada masyarakat (Rp. 1.069.000.000) yang terdiri atas Rp. 749.500.000 hibah dari Kemenristek-Dikti dan Rp. 320.000.000 dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan hibah dari Kemenristek-Dikti melalui Yayasan Pembina UMK untuk Pembinaan PTS kurang lebih Rp. 500.000.000," ujarnya.


Tak hanya itu, Rektor menambahkan, tahun 2015 ini salah satu dosen UMK juga berhasil memperoleh beasiswa studi S3 (Program Doktoral) di Bristol Inggris selama tiga tahun dengan biaya negara (BPLN) kurang lebih senilai Rp. 1,5 miliar. "Sedang untuk mahasiswa, tahun ini mendapatkan hibah melalui PKM senilai Rp. 126.609.000," katanya.

Dalam upacara wisuda yang dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah, Bupati Kudus, Ketua DPRD Kudus, unsur Forkompinda Kudus, Ketua dan Anggota Pengurus, Pengawas serta Pembina Yayasan Pembina UMK, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Kudus dan sekitarnya, Suparnyo berpesan agar para wisudawan ikut mengambil peran dalam membangun bangsa di tengah persaingan global yang tak terhindarkan.

"Persaingan di masa depan akan semakin berat, karena per 31 Desember nanti, kita sudah memasuki Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dalam persaingan yang sangat ketat ini, hard skills dan soft skills menjadi modal yang sangat penting untuk menyambut persaingan global dengan penuh optimisme," ujarnya.

Wakil Rektor I Dr. A. Hilal Madjdi M.Pd., menyampaikan, wisudawan yang mencapai 980 Periode II Tahun 2015, berasal dari Program Pascasarjana (S-2), Sarjana (S-1), dan Diploma Tiga (D-III). "Jumlah yang lulus pada semester genap 2014/2015 adalah sebanyak 975 mahasiswa, sedang lima lainnya lulusan semester sebelumnya (Semester Gasal 2014/2015), namun mengikuti upacara wisuda periode ini," jelasnya.

Secara rinci, wisudawan periode ini adalah 27 wisudawan dari Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (S-2/MM), Prodi S-1 Manajemen (116),  Prodi S-1 Akuntansi (95), 9 wisudawan dari Prodi Magister Ilmu Hukum (S-2/MIH), Prodi S-1 Ilmu Hukum (27), Prodi S-1 Bimbingan dan Konseling (142), Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris (161), dan Prodi S-1 Pendidikan Guru SD (199).

Selanjutnya, wisudawan Prodi S-1 Agroteknologi (16), Prodi S-1 Teknik Informatika (77), Prodi S-1 Teknik Elektro (6), Prodi S-1 Sistem Informasi (83), Prodi D-III Teknik Mesin (6), serta Prodi S-1 Psikologi (16).

Sebagai wisudawan terbaik, Prodi Magister Manajemen (S-2/MM) yaitu Dwy Puspitasari (IPK: 3,97), Prodi S-1 Manajemen moh. Setian (IPK: 3,61), Prodi S-1 Akuntansi Anik Setiana (IPK: 3,55), Prodi Magister Ilmu Hukum (S-2/MIH) Burhanudin Iskak (IPK: 3,84), dan Prodi S-1 Ilmu Hukum Ari Agustina (IPK: 3,61).

Dari Prodi S-1 Bimbingan dan Konseling, sebagai wisudawan terbaik Hendrik Pratekto (IPK: 3,92), Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Siti Rohmah (IPK: 3,97), Prodi S-1 PGSD Novieta Wahyu Widhi Astuti (IPK: 3,93), Prodi S-1 Agroteknologi Tukiyah (IPK: 3,93), Prodi S-1 Teknik Informatika Sri Masfu’ati (IPK: 3,91), Prodi S-1 Sistem Informasi Aulia Mufshihah (IPK: 3,81), Prodi S-1 Psikologi Emalia Ainur Rahmah (IPK: 3,41).

"Sejak tahun akademik 1984/1985, yakni mulai diselenggarakannya Pendidikan Program Sarjana (S-1) berdasarkan SK. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 220/P/1985, UMK sampai saat ini telah meluluskan 306 Magister (S-2) dari dua Prodi (MM dan MIH), 14.375 Sarjana (S-1) dari 12 Prodi dan 1.100 lulusan D-III dari tiga Prodi," tutur Hilal lewat keterangan Humas UMK. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya