Ilustrasu/net
Ilustrasu/net
‎
"Saya melihat Pansus Pelindo itu hanya untuk mengejar kepentingan politik saja. Persoalan hukum dibawa ke ranah politik untuk menggapai kekuasaan," kata ‎pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti ‎Jakarta, Abdul Fickar Hajar, di Jakarta (Rabu, 28/10).
‎Fickar mencatat, Bareskrim Polri‎ sudah‎ mengembalikan barang yang disita dari Pelindo II beberapa waktu lalu. Ini membuktikan ada sesuatu yang salah dalam penanganan kasus itu.Â
‎Fickar menduga ada penumpang gelap di Pansus Pelindo II, dengan asaran akhirnya adalah Menteri BUMN Rini Sumarno. Fickar berharap ‎Pansus berpikir lebih objektif menyikapi masalah di Pelindo.Â
‎"Jangan hanya karena haus kekuasaan cara apapun dilakukan untuk meraihnya.‎ Anggota pansus ini telah bertindak seolah-olah penguasa yang bisa berbuat apa saja di negara ini," demikian Fickar. [ysa]‎
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 14:15
Senin, 27 April 2026 | 14:07
Senin, 27 April 2026 | 14:06
Senin, 27 April 2026 | 13:59
Senin, 27 April 2026 | 13:46
Senin, 27 April 2026 | 13:43
Senin, 27 April 2026 | 13:36
Senin, 27 April 2026 | 13:35
Senin, 27 April 2026 | 13:30