Berita

zulkifli hasan

Zulkifli Hasan: Umat Islam Harus Utamakan Perdamaian

RABU, 28 OKTOBER 2015 | 06:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan kekhawatiran dan keprihatinannya terkait konflik Timur Tengah yang masih terus bergejolak. Kekayaan sumber daya alam khususnya minyak bumi di Timur Tengah menurut Zulkifli, tak perlu diragukan. Karena di tempat tersebut masih tersimpan jutaan barel minyak bumi.

Namun kekayaan itu tidak membuat kehidupan masyarakat di sana menjadi tenang. Setiap hari muncul konflik dan pertikaian, sekalipun alasan yang menimbulkan terjadinya konflik perbedaan pendapat dan keberagaman budaya.

Demikian disampaikan Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke XVI di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (27/10) malam. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari 18 negara anggota DMDI.


Kondisi yang ada di Timur Tengah ini berbeda dengan di Indonesia. Meski jumlah umat Islam Indonesia adalah mayoritas, namun mereka sangat menghargai keberagaman. Baik perbedaan agama, suku bangsa, budaya hingga ras.  
 
"Umat Islam Indonesia bahkan bisa hidup di alam demokrasi secara damai. Tidak ada ribut-ribut dan semua berjalan harmonis," kata Zulkifli.

Perdamaian yang dimiliki umat Islam Indonesia, lanjut Zulkifli harus ditiru oleh semua negara anggota DMDI. Karena tanpa persatuan dan perdamaian, mustahil umat Islam bisa mengejar ketertinggalannya dari bangsa lain.

Dunia Melayu Dunia Islam, merupakan organisasi yang berusaha menghimpun kembali kelompok-kelompok Melayu yang bertebaran di berbagai belahan dunia. Organisasi ini berdiri sejak tahun 2000, dengan tujuan mengembalikan kejayaan dunia Islam pada umumya dan masyarakat Melayu pada khususnya. DMDI beranggotakan keturunan melayu yang beragama Islam. Saat ini DMDI memiliki anggota di 18 negara di dunia. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya