Berita

Hukum

Sisca Diperiksa KPK Sebagai Saksi Suap Rio Capella

SELASA, 27 OKTOBER 2015 | 12:27 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Hari ini, Fransisca Insani Rahesti alias Sisca, yang selama ini disebut sebagai perantara kasus suap antara mantan Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, dan Gubernur Sumatera Utara (nonaktif), Gatot Pujo Nugroho, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Fransisca Insani Rahesti hari ini diperiksa untuk saksi PRC (Patrice Rio Capella) mengenai kasus suap anggota DPR terkait penyelidikan Kejati Sumut dan atau Kejagung," ujar Plh Humas KPK, Yuyuk Andriati, lewat telpon selulernya, Selasa (27/10).

Sisca datang pukul 10.30 WIB bersama dua orang dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), namun tidak memberi pernyataan kepada wartawan.


Sebelumnya, kuasa hukum dari istri Gatot Pujo Nugroho, Yanuar Wasesa, mengungkapkan bahwa kliennya mengaku memberi uang sebesar Rp 200 juta kepada Patrice Rio Capella melalui Fransisca Insani Rahesti. Kata Yanuar, Fransisca yang meminta uang kepada Evy Susanti (istri Gatot) untuk diberikan kepada Rio Capella.
"Karena ada permintaan dari Sisca yang menyatakan itu untuk Pak Rio, ya makanya diberikan," ujar Yanuar di Gedung KPK, Selasa pekan lalu (20/10).

Selain diketahui sebagai teman kuliah Rio, Fransisca juga menjadi staf magang di kantor pengacara Otto Cornelis Kaligis yang mengenalkan Evy Susanti ke Rio.

"Dia menyampaikan kepada Bu Evy, 'Ada enggak ini untuk sesuatu untuk Pak Rio?," kata Yanuar.

Menanggapi hal itu, Evy meminta waktu untuk mengumpulkan uang yang diminta. Fransisca pun makin gencar mendesak Evy mengeluarkan uang pelicin dengan alasan waktu pemberiannya terbatas.

"Ibu Evy kumpulkan dulu uangnya dari kakaknya dan adiknya. Pokoknya uang pribadi," ujar Yanuar.

Ketika ditanya aopa tujuan memberikan uang tersebut, Yanuar enggan menjelaskannya.

"Yang relevan Ibu Sisca saja yang menerangkan," singkat Yanuar. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya