Berita

agus hermanto/net

Agus Hermanto: Kehadiran Jokowi Sangat Diperlukan

SELASA, 27 OKTOBER 2015 | 10:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kehadiran Presiden Jokowi dalam penanganan asap sangat diperlukan. Untuk itu, mantan gubernur DKI Jakarta itu diminta untuk segera kembali ke tanah air.

"Bagaimanapun juga, Pak Jokowi sangat diperlukan untuk menghubungkan kekuatan instruksi untuk penanganan asap. Asap kan belum selesai," ujar Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 27/10).

Atas alasan itu, ia menyarankan agar Jokowi mempercepat kunjungannya di Amerika Serikat (AS). Sehingga masalah yang ada bisa segera teratasi dan tidak merugikan rakyat banyak.


"Sehingga kepulangan Pak Jokowi lebih cepat lebih baik," tandasnya.

Di Amerika, Jokowi dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden AS Barack Obama. Jokowi juga akan menemui pemimpin komunitas bisnis dan universitas di AS.

Sebelumnya, kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke AS diperpendek setelah mendapatkan banyak kritik dari masyarakat. Jokowi dan rombongan tak jadi ke San Fransisco untuk bertemu dengan orang-orang penting. Jokowi harusnya dijadwalkan berada di San Fransisco dari 27 Oktober hingga 29 Oktober. Namun batal, Jokowi dan rombongan berencana bergegas kembali ke Indonesia pada Senin, 27 Oktober waktu setempat. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya