Berita

andar nubowo/net

Hukum

Pengamat: Kasus Rio Capella Murni Hukum

SELASA, 27 OKTOBER 2015 | 09:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Penetapan tersangka mantan Sekjen DPP Partai NasDem, Patrice Rio Capella oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilakukan lantaran kasus Rio berkaitan erat dengan dugaan korupsi miliaran rupiah dalam kasus dana bansos Pemprov Pemprov Sumatera Utara (Sumut) yang melibatkan gubernur nonaktif Gatot Pujo Nugroho.

Begitu jawaban analis politik IndoStrategi Andar Nubowo menanggapi penetapan KPK terhadap tersangka Rio berkasus suap hanya Rp 200 juta, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (27/8).

"Kasus ini tidak berdiri sendiri. Tapi saling berkaitan dan menyangkut Gatot dalam korupsi besar. Itu lah kemudian KPK mentersangkakan Rio," ujarnya.


Andar menilai tidak ada upaya politis apapun dari KPK di balik penetapan Rio. Menurutnya, kasus itu murni hukum.

Namun begitu ada ekses yang harus diterima NasDem atas kasus ini, yang kemudian dijadikan bahan politisasi sebagian kelompok. Sehingga banyak pemberitaan yang menyudutkan Partai NaDdem.

"Kasus ini murni hukum. Tapi bisa dipolitisasi karena itu merupakan ekses langsung dari kasus ini," tandas pengajar FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya