Berita

Jokowi-Obama/net

Jokowi Ajak AS Kerja Sama Ekonomi Digital

SELASA, 27 OKTOBER 2015 | 08:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden RI Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, yang telah menerima dirinya dan delegasi Indonesia dengan sangat baik, saat berkunjung ke Gedung Putih, di Washington DC, AS, Senin (26/10) pukul 14.35 waktu setempat atau Selasa (27/10) pukul 01.35 WIB. Jokowi menegaskan Indonesia menyambut baik strategic partnership kedua negara, yang menunjukkan sebuah simbol peningkatan kerja sama Indonesia dan AS.

Ditegaskannya, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan merupakan negara demokratis ketiga di dunia. Ia menyebutkan, Islam Indonesia adalah Islam yang moderat, Islam Indonesia adalah Islam yang modern, Islam Indonesia adalah Islam yang toleran.

"Kami yakin Islam di Indonesia mampu berperan penting dalam menjaga demokrasi dan juga pluralisme dan menentang radikalisme dan terorisme," kata Jokowi dalam keterangan pers bersama Obama usia pertemuan.


Jokowi juga menyebutkan, bahwa ekonomi Indonesia adalah ekonomi terbuka. Ia mengatakan, Indonesia dengan penduduk 250 juta merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dan Indonesia bermaksud untuk bergabung dengan Trans Pasific Partnertship (TPT).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah salah satu negara terbesar dalam ekonomi digital, dan dirinya sudah menetapkan ekonomi digital ini menjadi prioritas Indonesia.

"Saya tadi mengajak Amerika untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam hal ekonomi digital ini," kata Kepala Negara.

Terkait masalah perubahan iklim, menurut Jokowi, dirinya telah berdiskusi serius dengan Obama tentang hal itu. "Kami sepakat untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah ini demi masa depan generasi mendatang," tukasnya..

Seperti dilansir dari laman setkab.go.id, saat berkunjung ke Gedung Putih itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri ESDM Sudirman Said, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Duta Besar LBPP RI untuk AS Budi Bowoleksono, dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Dian Triansyah Djani. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya