Berita

presiden jokowi/net

Politik

BENCANA ASAP

Jabatan Presiden yang Melekat pada Jokowi Dipertanyakan

SELASA, 27 OKTOBER 2015 | 07:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Jokowi masih sempat-sempatnya melakukan kunjungan ke AS  untuk bertemu Presiden Barack Obama di saat masyarakat berjuangan melawan asap.

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, hal tersebut membuktikan jika jabatan presiden yang melekat pada Jokowi patut dipertanyakan.

"Sebagai Kepala Negara dan pemimpin bangsa wajar saja jika kepimpinan Jokowi dipertanyakan. Rakyat di Sumatera dan Kalimantan saat ini sedang berjuang antara hidup dan mati, namun Jokowi seolah tak peduli dan lebih mementingkan AS daripada menyelamatkan puluhuan juta rakyatnya yang sedang menderita," sebut Panji kepada redaksi, Selasa (27/10).


Ia menilai, Jokowi tidak mencontoh para pemimpin di dunia seperti, Perdana Menteri Inggris David Cameron rela membatalkan kunjungan luar negeri ketika negaranya dilanda banjir, san Presiden Korsel Park Geun-hye yang melakukan hal yang sama ketika negaranya Korsel dilanda wabah mers.

"Jika melihat keadaan ini layak jika kepemimpinan Jokowi dipertanyakan, dan bukan hanya itu saja, asap yang sudah mengepung awan Jakarta pun tak bisa menghentikan niatan Jokowi untuk membatalkan kunjungan tersebut, bagaimana mungkin sikap seperti itu bisa dimiliki oleh seorang presiden atau pemimpin rakyat? Dan apakah memang harus seluruh Indonesia dikepung asap dan seluruh rakyat Indonesia terkena ISPA lalu Jokowi peduli?" tukas Panji. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya