Berita

surya paloh/net

Politik

KPK Belum Berminat Tawaran Surya Paloh

SENIN, 26 OKTOBER 2015 | 13:53 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berminat untuk penuhi tawaran Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh terkait rekonstruksi pertemuan islah Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi di Kantor DPP NasDem di Jakarta.

"Sampai saat ini tidak ada rencana berkaitan dengan kegiatan tersebut," ucap Plt Pimpinan KPK Johan Budi SP saat dihubungi wartawan, Senin (26/10).

Johan menilai hal tersebut merupakan wewenang dari penyidik KPK yang menangani perkara dugaan suap terkait penanganan perkara dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Agung.


"Itu terserah penyidiknya, apakah diperlukan atau tidak rekonstruksi tersebut," tegas Johan.

Dihubungi terpisah, Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji pun menyatakan hal senada. "Menurut kami, sampai saat ini kami belum dianggap perlu rekonstruksi," terangnya.

Indriyanto menyebutkan, perlu tidaknya melakukan rekonstruksi seperti yang ditawarkan Surya Paloh merupakan wewenang penuh penyidik. "(Rekonstruksi ulang) kami serahkan kepada penyidik," ujarnya.

Ia menjelaskan, suatu rekonstruksi diperlukan apabila adanya keraguan tentang suatu peristiwa. Artinya, lanjut dia, jika memang memang terjadi suatu peristiwa yang dibenarkan oleh saksi-saksi, maka tidak diperlukan rekonstruksi ulang.

"Jadi memang kalau semua saksi sudah menyatakan ada pertemuan dalam rangka islah, maka tidak diperlukan rekonstruksi tersebut," tambah Indriyanto.

Diketahui, Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh menawarkan kepada KPK untuk melakukan rekonstruksi ulang terkait pertemuan islah yang terjadi di Kantor DPP Nasdem di Gondangdia, Jakarta Pusat. Tawaran tersebut disampaikan Surya Paloh kepada penyidik KPK saat ia diperiksa sebagai saksi untuk mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, Jumat (23/10) malam.

Surya Paloh menjalani pemeriksaan selama sekitar tiga jam. Dalam pemeriksaan tersebut ia mengaku ditanyai penyidik seputar pertemuan di Kantor DPP Nasdem, pada pertengahan Mei lalu. Menurut Surya Paloh kepada penyidik ia telah menjelaskan segala hal terkait pertemuan tersebut. Dimana dalam pertemuan itu dia hadir bersama OC Kaligis, Gubernur Sumut (nonaktif) Gatot Pujo Nugini, dan wakilnya, Tengku Erry Nuradi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meredakan ketegangan hubungan yang terjadi antara Gatot dan Erry. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya