Berita

Agung Suprio/net

Target Sebenarnya Pansus Pelindo II Adalah Rini Soemarno...

SENIN, 26 OKTOBER 2015 | 11:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pansus Pelindo II merupakan upaya sejumlah anggota DPR untuk membawa masalah Pelindo ke ranah politik. Dan idealnya, masalah ini dibawa ke ranah hukum saja.

"Hukum kan jadi panglima sehingga tak menjadi konsumsi politik,"‎ kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Agung Suprio‎, beberapa saat lalu (Senin, 26/10).

Agung menduga, Pansus Pelindo II tidak hanya ingin mempersalahkan seorang Direktur Utama Pelindo II RJ Lino. Namun ada upaya pansus untuk menyeret Meneg BUMN Rini Sumarno dalam kasus itu.


"Yang diincar pansus sebenarnya bukan hanya RJ Lino tapi Meneg BUMN Rini Sumarno. Kalau pansus menemukan Lino bersalah maka Rini juga akan dipanggil ke Pansus. Rini akan diminta pertanggungjawaban sebagai atasan Lino," ucapnya.

Apalagi, jelang reshuffle kabinet yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi. Pansus, kata Agung, diperkirakan akan terus memaksa pertanggungjawaban Rini Sumarno sebagai atasan RJ Lino dan selanjutnya diserahkan ke Presiden.

"Kementerian BUMN ini kan paling basah. Dia menguasai BUMN. Makanya tak heran kursi menteri itu terus digoyang.Kalau ditemukan kesalahan Lino selanjutnya akan menyeret Rini Sumarno. Saya melihat target Pansus itu untuk menyeret Rini Sumarno," demikian Agung. ‎ [rus] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya