Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Rachmawati: Apa yang yang Dicari Jokowi?

SENIN, 26 OKTOBER 2015 | 10:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat (AS) mendapat kritikan keras dari tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri.

"Walah, Jokowi sowan ke big bos, his master voice," kata pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) itu kepada redaksi, Senin (26/10).

Menurutnya, tidak salah sejak reformasi politik Indonesia makin memperlihatkan gestur politiknya mempertegas subordinat dengan negara adikuasa, yang paling tidak dikehendaki oleh Bung Karno terutama setelah KTT Nonblok di Beograd yugoslavia.


Indonesia dengan Bung Korno memantapkan diri sebagai negara independen tidak tergantung blok apalagi dengan AS dan anti nekolim.

"Politik Indonesia-AS hanya dengan diplomasi kesetaraan untuk merebut kembali Irian Barat/Papua masuk ke pangkuan Nusantara. Bagaimana dengan rezim sekarang? Apa yang mau dicapai ke negara Uncle Sam?" ujar Mbak Rachma sapaan akrabnya.

"Dan bicara soal teknologi canggih seperti microsoft dan google tahukah bahwa perangkat super tersebut adalah matra utama proxy war, a simetric war di dalam penaklukan bangsa. Kata Bung Karno 'exploitation de nation par nation via teknologi'," tukas putri Bung Karno ini menambahkan.

Diketahui, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana dan sejumlah pejabat pemerintah pada Sabtu (24/10) malam hingga Kamis (29/10) berkunjung ke Amerika Serikat untuk kunjungan kenegaraan. Fokus kunjungan ini adalah meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara. Dan dalam agenda yang tersebar di kalangan wartawan, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan pertemuan dengan perusahan-perusahan teknologi informasi di AS, seperti yahoo, google dan apple. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya