Berita

Hasto-Mochtar

Sekjen PDIP: Seorang Pemimpin Harus Tulus Melayani Rakyat

SENIN, 26 OKTOBER 2015 | 07:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Dewaruci menggelar acara wayang di Lapangan Multi Guna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (25/10) malam.

Pembicaraan soal nilai-nilai kebangsangaan banyak mengemuka dalam momentum tersebut. Salah satunya soal Trisakti Bung Karno hingga Marhaenisme. Sementara acara wayangan sendiri identik dengan hiburan dan kebudayaan, meskipun cerita wayang juga banyak memuat unsur kebangsaan.

Ketua DPP Laskar Dewaruci, Mochtar Mohamad dalam sambutanya bicara soal Trisakti Bung Karno yang menurutnya menjadi alasan diselenggarakannya pertunjukan wayang lakon Dewaruci dengan dalang Tri Luwih Wiwin Nusantara.


Dikakatannya, saat ini ajaran Trisakti Bung Karno sudah mulai dilupakan terutama dari sisi kebudayaan.

"Bung Karno mengajarkan bahwa sebuah bangsa harus memiliki kepribadian dalam bidang kebudayaan. Saat ini saya melihat sebagai sebuah bangsa kita justru kehilangan kepribadian," ujarnya di hadapan ribuan orang penonton, seperti dalam rilisnya yang diterima redaksi, Senin (26/10).

Mochtar Mohamad pada kesempatan itu juga bicara Pancasila. Ia mengungkapkan, Pancasila sebagai sebuah filosofi bangsa sudah seharusnya terwujud dalam kebijakan negara.

"Negara harus mengamalkan Pancasila. Pancasila harus benar-benar hidup di tengah-tengah masyarakat," kata dia.

Sementara itu Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang hadir memenuhi undangan, dalam sambutannya, menyinggung soal lakon Dewaruci. Dimana Lakon Dewaruci banyak mengandung nilai-nila positif.

Misalnya, bagaiaman dalam lakon tersebut, seorang Bima benar-benar tulus dan iklhas menjalankan perintah gurunya Dorna tanpa menimbang akibatnya. Serta bagaimana seorang Bima selalu bersama-sama dengan Punakawan yang merepresentasikan orang kecil.

"Ketulusan seorang Bima, ini bisa menjadi contoh bagi para pemimpin. Bagaimana seorang pemimpin harus tulus dalam melayani rakyat. Begitu juga keberadaan Punakawan selaku represntasi orang kecil atau Marhaen yang mana selalu bersama dengan Bima. Artinya apa bahwa sebagai pemimpin kita harus senantiasa bersama rakyat. Contohlah Pak Mochtar yang tidak hanya dikenal oleh masyarakat, tapi dia mengenal masyarakatnya," kata dia.

Selain pertunjukan wayang, ada pula hiburan campur sari yang dibawakan oleh grup musik Sikapi Langit. Para tamu undangan dari masyarakat biasa hingga tokoh politik dari lokal, hingga nasional yang hadir dalam acara tersebut tampak larut saat grup musik Sikapi Langit membawakan lagu oplosan, politisi dan rakyat berjoget bersama. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya