Berita

foto:net

Pegiat Medsos Diharapkan Bisa Kawal Pilkada Yang Berkualitas

SENIN, 26 OKTOBER 2015 | 07:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jelang Pilkada Serentak 2015 yang puncak perhelatannya digelar pada 9 Desember, Komunikonten (Institute Media Sosial dan Komunikasi) menyelenggarakan diskuasi "Peran Media Sosial dalam Menyukseskan Pilkada Serentak" untuk para pegiat media sosial (medsos) di Kampus Paramadina, Selasa (27/10).

Narasumber dalam acara ini Husni Kamil Manik (Ketua KPU-RI), Marbawi (Direktur Eksekutif Inspire), Endang Nasution (Founder SEBANGSA), Noudhy Valdryno (Digital Strategist), dan Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Institute Komunikonten).

Kegiatan ini akan diikuti oleh ratusan pengguna dan komunitas medsos se-Indonesia. Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 20 Oktober sampai 26 Oktober. Saat ini, peserta yang telah mendaftar secara resmi diantaranya dari Lazada, Kompasianer, admin media sosial pemerintah Jawa Timur, DKPP, BNP2TKI, Pesantren Ekonomi Darul Ukhwah, Jasmev, dan lain-lain. Acara ini free dan peserta akan mendapat sertifikat.


Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria menilai para pegiat medsos secara umum sudah paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dunia maya, karena prinsipnya apa yang dilarang di dunia nyata tentu tak baik juga dilakukan di dunia maya. Meski demikian, penting menyelaraskan para pengguna atau komunitas medsos dalam menyambut Pilkada serentak dengan melihat di era demokrasi virtual ini sejumlah kandidat yang maju ramai diwarnai penggunaan medsos, baik incumbent maupun kandidat pendatang baru.

Ia juga menjelaskan meskipun peran medsos bukan untuk mengejar partisipasi dalam demokrasi Pilkada, melainkan lebih mengejar 'sensasi demokrasi' tapi tak dipungkiri dampak politik dari medsos dalam pembentukan opini publik, dan alat gerakan sipil sangat besar dan luas, termasuk dalam memenangkan Pilkada.

"Semua sudah paham hal yang tidak baik, seperti fitnah, intimidasi, kampanye hitam, play victim, dan lainnya. Padahal selain menyambut Pilkada serentak, beberapa bulan lagi kita juga dituntut kesiapannya menyambut pasar bebas Asean di tahun 2016 ini," kata Hariqo Wibawa di Jakarta, Senin (27/10).

Sementara itu, Direktur Infokom Komunikonten Wahyu Nurhidayat menjelaskan, penyelarasan para pengguna atau komunitas medsos lebih ditujukan untuk mempererat hubungan para pengguna dan/atau komunitas medsos sekaligus sarana komunikasi dan diskusi seputar medsos (sharing-connections). Harapan nantinya bersama-sama bisa mengawal medsos sebagai sarana positif, khususnya menyambut Pilkada serentak. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya