Berita

maruf cahyono/net

Kayong Utara Terus Memacu Ketertinggalan

SABTU, 24 OKTOBER 2015 | 23:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari kedua Press Gathering MPR RI di Kalimantan Barat pada Sabtu (24/10) diisi dengan kegiatan wisata pantai. Pantai Pulau Datok di Sukadana Kabupaten Kayong Utara menjadi tujuan wisata daerah.

Perjalanan menuju pantai ditempuh selama lima jam menggunakan boat dari Kota Pontianak. Selain menyusuri sungai kapuas, perjalanan ke Patai Pulau Datok juga dilakukan dengan melintasi di panggilan laut Cina Selatan. 

Patai Pulau Datok merupakan sebuah pantai landai  yang indah, dengan hamparan pasir putihnya. Sayang pantai yang elok tersebut belum dikembangkan dengan baik, meski beberapa sarana sudah tersedia seperti warung makan , toilet, serta mainan yang cukup mengundang tantangan. 


Malamnya peserta press gathering ramah tama dengan Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid di rumah dinas. Rombongan mendapat penjelasan seputar Kayong Utara. Kayong Utara dengan ibukota Sukadana merupakan kabupaten hasil pemekaran pada 2007 dari Kabupaten Ketapang.

Meski‎ kabupaten baru, Kayong Utara terus berpacu mengejar ketertinggalan dengan daerah-daerah lain di Kalbar dan Indonesia.

"Sejak tahun 2009 pendidikan wajib 12  tahun secara gratis di Kayong Utara sudah kita berlakukan. Sampai seragam anak-anak sekolah kita bantu," kata Hilda.

Menurutnya, pemkab juga membayarkan premi kesehatan masyarakat mencapai 89 persen.

‎"Selain pendidikan dan kesehatan, fokus pembangunan kita ke depan adalah air bersih, listrik dan infrastruktur jalan," ujar Hilda.

Hildi juga mengakui masih banyak masyarakat Indonesia belum mengenal Kayong Utara. Apalagi transportasi yang tersedia masih dirasa berat. Untuk mencapai Sukadana melalui jalur sungai dan laut misalnya  membutuhkan waktu selama lima jam. Sementara untuk perjalanan darat dibutuhkan waktu sekitar delapan jam dari Pontianak.

"Mudah-mudahan tahun depan kondisinya akan semakin membaik. Apalagi anggaran desa dari pemerintah pusat meskipun belum penuh tapi sudah mulai dikucurkan," tukas Hildi.

Sementara Kepala Biro Humas MPR Ma'ruf Cahyono mengapresiasi capaian pembangunan yang diraih Kayong Utara. Ia berharap peserta press gathering bisa membantu Pemberitaan Kayong Utara, agar lebih dikenal masyarakat Indonesia, terutama estetika alam dan budayanya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya